PENGARUH BEBAN KERJA, STRES KERJA, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION PADA GURU MADRASAH IBTIDAIYAH TERPADU (MIT) AL ISHLAH GORONTALO
DOI:
https://doi.org/10.35794/emba.v13i04.64365Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Beban Kerja, Stres Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Turnover Intention pada Guru Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Al Ishlah Gorontalo. Metode Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Populasi penelitian ini adalah Guru/pengajar Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Al Ishlah Gorontalo dengan sampel yang berjumlah 45 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan di analisis menggunakan IBM SPSS Versi 25. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Beban Kerja dan Stres Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Turnover Intention pada Guru Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Al Ishlah Gorontalo, sedangkan Kepuasan Kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Turnover Intention pada Guru Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Al Ishlah Gorontalo. Secara simulatan, Beban Kerja, Stres Kerja, dan Kepuasan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Turnover Inteniton pada Guru Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Al Ishlah Gorontalo. Koefisien Determinansi (R2) sebesar 63,5% variabel Turnover Intention dapat dijelaskan oleh variabel Beban Kerja, Stres Kerja, dan Kepuasan Kerja. Temuan ini megindikasikan bahwa peningkatan beban kerja dan stress kerja, serta penurunan kepuasan kerja cenderung mendorong niat guru untuk keluar dari Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Al Ishlah Gorontalo.
Kata Kunci : Beban Kerja, Stres Kerja, Kepuasan Kerja, Turnover Intention