PROGRAM PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KARYAWAN PADA USAHA PETERNAKAN AYAM BOILER DI DESA PINILIH, KECAMATAN DIMEMBE KABUPATEN MINAHASA UTARA
DOI:
https://doi.org/10.35794/emba.v13i04.64393Abstract
Industri peternakan ayam broiler memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Desa Pinilih, sebagai wilayah agraris di Kabupaten Minahasa Utara, menunjukkan potensi besar dalam pengembangan usaha peternakan ayam. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya pelatihan dan pengembangan karyawan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program pelatihan dan pengembangan karyawan dalam meningkatkan kinerja usaha peternakan ayam broiler. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap lima pemilik peternakan serta sepuluh orang karyawan di Desa Pinilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dilakukan pada tiga tahap utama: sebelum ayam masuk kandang (persiapan kandang dan biosekuriti), selama masa pertumbuhan ayam (pemeliharaan, pemberian pakan, dan monitoring kesehatan), serta saat panen ayam (penangkapan, pengangkutan, dan manajemen stres). Perusahaan kemitraan seperti PT Ciomas Adisatwa berperan penting dalam menyediakan materi pelatihan. Kesimpulannya, pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan berdampak positif terhadap peningkatan kinerja karyawan dan produktivitas usaha peternakan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan intensitas pelatihan, serta peran aktif pemerintah dan swasta dalam pemberdayaan SDM peternakan
Kata Kunci: Likuiditas, Risiko Kredit, Kinerja Keuangan, Fintech Lending, Bank Digital