PENGARUH WORK-LIFE BALANCE, JOB INSECURITY DAN BEBAN KERJA TERHADAP BURNOUT PADA PEGAWAI DINAS LINGKUNGAN HIDUP PROVINSI SULAWESI UTARA

Authors

  • George Oroh Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Lucky O. H Dotulong
  • Genita G. Lumintang

DOI:

https://doi.org/10.35794/emba.v13i04.65018

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh work-life balance, job insecurity, dan beban kerja terhadap burnout pada pegawai Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh pegawai dengan teknik saturated sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh negatif dan signifikan terhadap burnout, sedangkan job insecurity dan beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap burnout. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap tingkat burnout pegawai. Penelitian ini menegaskan pentingnya kebijakan organisasi yang menjaga keseimbangan kehidupan kerja, mengurangi rasa tidak aman dalam pekerjaan, serta mengatur beban kerja secara proporsional guna mencegah burnout dan meningkatkan kinerja pegawai.

 

Kata Kunci: Work-Life Balance, Job Insecurity, Beban Kerja, Burnout.

Downloads

Published

2025-11-17