PENGARUH RISIKO KREDIT, RISIKO LIKUIDITAS, RISIKO OPERASIONAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK PERKREDITAN RAKYAT DI PULAU SULAWESI PERIODE 2020 – 2024

Authors

  • Anre Jeheskiel Hendrik Manuel Korah Universitas Sam Ratulangi
  • Ivonne S. Saerang Unsrat
  • Merlyn M. Karuntu Unsrat

DOI:

https://doi.org/10.35794/emba.v14i1.66157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menguji pengaruh risiko kredit, risiko likuiditas, dan risiko operasional terhadap kinerja keuangan Bank Perekreditan Rakyat di pulau Sulawesi yang terdaftar dalam OJK periode 2020 - 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Sampel pada penelitian ini sebanyak 6 BPR yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Pengolahan data menggunakan alat analisis SPSS 25. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa secara parsial risiko kredit (NPL) dan risiko operasional (BOPO) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja keuangan BPR (ROA), sedangkan risiko likuiditas (LDR) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja keuangan BPR (ROA). Secara simultan, risiko kredit, risiko likuiditas, dan risiko operasional berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja keuangan BPR di pulau Sulawesi yang terdaftar dalam OJK periode 2020 – 2024.

 

Kata Kunci: Risiko Kredit (NPL), Risiko Likuiditas (LDR), Risiko Operasional (BOPO), Kinerja Keuangan (ROA).

Downloads

Published

2026-02-01