PENGARUH KNOWLEDGE DAN SKILL TERHADAP KESIAPAN KERJA DENGAN SELF EFFICACY SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA MAHASISWA JURUSAN MANAJEMEN FEB UNSRAT
DOI:
https://doi.org/10.35794/emba.v14i1.66428Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh knowledge dan skill terhadap kesiapan kerja dengan Self-efficacysebagai variabel intervening pada mahasiswa Jurusan Manajemen FEB UNSRAT angkatan 2020 dan 2021. Kesiapan kerja merupakan aspek penting dalam mempersiapkan lulusan menghadapi dunia kerja, terutama bagi mahasiswa yang mengalami masa pembelajaran transisional akibat pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei melalui penyebaran kuesioner kepada 87 mahasiswa yang dipilih menggunakan rumus Slovin dengan tingkat toleransi kesalahan 10%. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa knowledge dan skill berpengaruh positif dan signifikan terhadap Self-efficacy. Knowledge berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja, sedangkan skill tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kesiapan kerja. Self-efficacy terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja. Selain itu, Self-efficacy terbukti sebagai variabel intervening yang memperkuat hubungan antara knowledge dan skill terhadap kesiapan kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan knowledge, skill, dan Self-efficacy secara simultan dalam meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi institusi pendidikan untuk mengintegrasikan program pengembangan kompetensi yang tidak hanya fokus pada aspek kognitif dan teknis, tetapi juga memperkuat aspek psikologis mahasiswa
This study aims to analyze the influence of knowledge and skill on work readiness with Self-efficacy as an intervening variable among Management Department students of FEB UNSRAT batch 2020 and 2021. Work readiness is an important aspect in preparing graduates to face the workforce, especially for students who experienced transitional learning periods due to the COVID-19 pandemic. This research employs a quantitative method with a survey approach through questionnaire distribution to 87 students selected using the Slovin formula with a 10% margin of error. The data analysis technique used is Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0 software. The results show that knowledge and skill have positive and significant effects on Self-efficacy . Knowledge has a positive and significant effect on work readiness, while skill does not have a direct significant effect on work readiness. Self-efficacy isproven to have a positive and significant effect on work readiness. Furthermore, Self-efficacy is proven as an intervening variable that strengthens the relationship between knowledge and skill toward work readiness. These findings emphasize the importance of simultaneously developing knowledge, skill, and Self-efficacy in enhancing students' work readiness. This research provides practical implications for educational institutions to integrate competency development programs that not only focus on cognitive and technical aspects but also strengthen students' psychological aspects.
Kata Kunci: Knowledge, Skill, Self-efficacy, Kesiapan Kerja, Mahasiswa Manajemen, PLS-SEM.