PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, STRES KERJA DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU DI SMK NEGERI 3 BITUNG

Authors

  • Verrawati Chintia Rumampuk Universitas Sam Ratulangi
  • Greis M Sendow
  • Yantje Uhing

DOI:

https://doi.org/10.35794/emba.v14i1.67005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Budaya Organisasi, Stres Kerja, dan Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja Guru di SMK Negeri 3 Bitung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel Budaya Organisasi memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,126 dengan nilai signifikansi 0,365, sehingga dinyatakan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja guru Variabel Stres Kerja menunjukkan nilai koefisien regresi –0,093 dengan nilai signifikansi 0,460, sehingga juga dinyatakan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja guru Sementara itu, variabel Kompensasi memiliki koefisien regresi 0,514 dengan nilai signifikansi 0,000, sehingga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja guru. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh terhadap kepuasan kerja guru, namun hanya kompensasi yang memberikan kontribusi signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kepuasan kerja guru lebih dipengaruhi oleh aspek pemberian kompensasi dibandingkan budaya organisasi maupun tingkat stres kerja. Dengan demikian, pihak sekolah disarankan untuk lebih memfokuskan upaya pada pengelolaan dan peningkatan sistem kompensasi agar kepuasan kerja guru dapat meningkat secara optimal.

 

Kata Kunci: Budaya Organisasi, Stres Kerja, Kompensasi, Kepuasan Kerja

Downloads

Published

2026-03-16