IMPLEMENTASI STRATEGI MARKETING MIX 4P DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN KULINER TRADISIONAL KUE BANGKET (Studi Kasus Kualitatif Deskriptif pada PT. Tuama Leos Jaya di Desa Tokin Baru)

Authors

  • Fillya Anggelina Kumolontang Universitas Sam Ratulangi
  • Arrazi Hasan Jan Universitas Sam Ratulangi
  • Imelda W. J. Ogi Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35794/emba.v14i2.68416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam implementasi strategi bauran pemasaran (marketing mix) 4P (Product, Price, Place, Promotion) yang diterapkan oleh PT. Tuama Leos Jaya di Desa Tokin Baru dalam upaya meningkatkan volume penjualan produk kuliner tradisional kue bangket. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan 8 orang informan (pemilik usaha, karyawan, dan konsumen). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi terstruktur, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, sedangkan analisis data menerapkan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi strategi produk melalui diferensiasi rasa (gula merah dan gula putih) serta tiga klaster ukuran (kecil, sedang, jumbo), dikombinasikan dengan penetapan harga yang terjangkau (value-based pricing), mampu mendongkrak penjualan. Varian ukuran sedang seharga Rp 15.000 menjadi produk terfavorit pasar. Dari aspek distribusi (place), skema konsinyasi efektif memperluas penetrasi pasar hingga ke luar kota besar (Manado, Tomohon, Tondano, Kotamobagu). Namun, tantangan utama UMKM ini terletak pada keterbatasan kapasitas produksi yang masih manual serta belum optimalnya pemanfaatan strategi promosi digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Keywords: Marketing Mix, Volume Penjualan, UMKM, Kue Bangket, Deskriptif Kualitatif.

Downloads

Published

2026-06-29