REAKSI PASAR MODAL TERHADAP PERGANTIAN MENTERI KEUANGAN INDONESIA TAHUN 2025 (STUDI PADA EMITEN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA)

Authors

  • Gabriel Stefanus Pangapul Hutabarat Universitas Sam Ratulangi
  • Victoria Neisye Untu

DOI:

https://doi.org/10.35794/emba.v14i2.68702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji reaksi pasar modal terhadap peristiwa Pergantian Menteri Keuangan Indonesia pada emiten sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan indikator Abnormal Return (AR), Trading Volume Activity (TVA), dan Kapitalisasi Pasar (KP). Penelitian ini menerapkan metode event study dengan periode pengamatan selama 29 hari bursa yang mencakup 14 hari sebelum peristiwa, 1 hari pada saat peristiwa, dan 14 hari setelah peristiwa, serta menggunakan teknik purposive sampling dalam penentuan sampel penelitian. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji beda, yaitu Paired Sample t-test untuk data yang berdistribusi normal serta Wilcoxon Signed Rank Test untuk data yang tidak memenuhi asumsi normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Abnormal Return (AR) tidak mengalami perbedaan yang signifikan antara periode sebelum dan sesudah peristiwa, sedangkan variabel Trading Volume Activity (TVA) dan Kapitalisasi Pasar (KP) menunjukkan perbedaan yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa Peristiwa Pergantian Menteri Keuangan tidak memberikan dampak terhadap perolehan keuntungan tidak normal, namun memengaruhi aktivitas perdagangan saham dan penilaian pasar terhadap nilai perusahaan, sehingga reaksi pasar lebih tercermin melalui dinamika volume transaksi dan perubahan kapitalisasi pasar dibandingkan melalui pergerakan harga saham.

 

Kata Kunci: Event study, Abnormal Return, Trading Volume Activity, Kapitalisasi Pasar, Sektor Perbankan , Pergantian Menteri Keuangan

Downloads

Published

2026-07-05