OPTIMALISASI MANAJEMEN PRODUKSI PADA AGROINDUSTRI GULA AREN TRADISIONAL: STUDI KUALITATIF DI DESA RASI, SULAWESI UTARA
DOI:
https://doi.org/10.35794/a02x5423Abstract
Usaha gula aren di Desa Rasi memiliki basis bahan baku lokal dan pengetahuan produksi yang kuat, tetapi hasil produksinya belum optimal karena pengelolaan masih bertumpu pada pengalaman, teknologi sederhana, dan pengendalian mutu yang tidak terstandar. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan fungsi manajemen produksi, mengidentifikasi faktor yang memengaruhi hasil produksi, dan merumuskan strategi perbaikan yang sesuai dengan kapasitas petani. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi proses penyadapan, penyaringan, pemasakan, pencetakan, dan pengemasan; wawancara mendalam dengan petani serta informan pendukung; dan dokumentasi kegiatan produksi. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi sumber, teknik, serta waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan produksi belum didukung pencatatan, pengorganisasian masih berbasis tenaga kerja keluarga, proses pemasakan menggunakan tungku kayu selama sekitar 3–5 jam, dan pengawasan mutu masih mengandalkan penilaian visual. Produksi dipengaruhi oleh mutu dan kontinuitas nira, cuaca, keterampilan tenaga kerja, keterbatasan teknologi, modal, serta pasokan bahan bakar. Kelemahan tersebut menimbulkan variasi warna, tekstur, bentuk, daya simpan, dan harga jual. Penelitian ini mengusulkan model perbaikan bertahap yang mencakup pencatatan produksi, standar operasi sederhana, pengendalian titik kritis mutu, penggunaan tungku hemat energi, dan penguatan kelompok usaha. Temuan menegaskan bahwa peningkatan hasil produksi tidak cukup dilakukan melalui penambahan alat, tetapi memerlukan integrasi manajemen proses, standardisasi mutu, peningkatan keterampilan, dan dukungan kelembagaan.
Kata kunci: agroindustri pedesaan; gula aren; manajemen produksi; pengendalian mutu; teknologi tepat guna