ANALISIS REAKSI PASAR MODAL TERHADAP KONFLIK PERBATASAN THAILAND-KAMBOJA PADA PERUSAHAAN SAHAM YANG TERDAFTAR DI CAMBODIA STOCK EXCHANGE

Authors

  • Kevin Frans Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Priskila Bernita Rottie

DOI:

https://doi.org/10.35794/q7akhx24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk marginalizes reaksi pasar modal Kamboja (Cambodia Securities Exchange / CSX) terhadap peristiwa konflik perbatasan bersenjata antara Thailand dan Kamboja pada tanggal 24 Juli 2025. CSX dipilih sebagai objek penelitian karena memiliki karakteristik unik sebagai frontier market dengan jumlah emiten terbatas, kapitalisasi pasar relatif kecil, serta tingkat likuiditas yang rendah. Menggunakan pendekatan event study dengan periode pengamatan (event window) selama 15 hari perdagangan (t-7 hingga t+7), penelitian ini menguji perbedaan Average Abnormal Return (AAR), Average Trading Volume Activity (ATVA), dan Average Market Capitalization (AMC) sebelum dan sesudah peristiwa konflik. Sampel penelitian ditentukan melalui metode purposive sampling yang menghasilkan 9 perusahaan terdaftar di CSX dengan data perdagangan harian yang lengkap. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji statistik parametrik (Paired Sample T-Test) untuk variabel berdistribusi normal dan non-parametrik (Wilcoxon Signed Rank Test) untuk variabel yang tidak berdistribusi normal berdasarkan uji normalitas Shapiro-Wilk. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris mengenai efisiensi pasar modal kategori frontier market dalam merespons guncangan geopolitik regional berlandaskan Signaling Theory dan Efficient Market Hypothesis.

 

Kata Kunci: Event Study, Reaksi Pasar Modal, Abnormal Return, Trading Volume Activity, Market Capitalization, Cambodia Securities Exchange, Konflik Perbatasan.

Downloads

Published

2026-09-13