Pengaruh Konflik Kerja, Komunikasi Kerja, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Stres Kerja Pada Pegawai Bagian Tata Pemerintah Kota Di Kantor Walikota Manado

Authors

DOI:

https://doi.org/10.35794/n8skta94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Konflik Kerja, Komunikasi Kerja, dan Lingkungan Kerja terhadap Stres Kerja pada pegawai Bagian Tata Pemerintahan Kota di Kantor Walikota Manado, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian terdiri atas seluruh pegawai Bagian Tata Pemerintahan Kota di Kantor Walikota Manado sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konflik Kerja, Komunikasi Kerja, dan Lingkungan Kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Stres Kerja. Secara parsial, Konflik Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Stres Kerja, sedangkan Komunikasi Kerja dan Lingkungan Kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Stres Kerja. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa Konflik Kerja, Komunikasi Kerja, dan Lingkungan Kerja mampu menjelaskan variasi Stres Kerja sebesar 43,8%, sedangkan 56,2% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa Konflik Kerja merupakan faktor yang paling penting untuk diperhatikan dalam upaya pengelolaan Stres Kerja pegawai.

 

Kata Kunci: Konflik Kerja, Komunikasi Kerja, Lingkungan Kerja, Stres Kerja

Author Biography

  • Victor P. K. Lengkong, Universitas Sam Ratulang

    Dosen Pembimbing 1 (Dekan Fakultas Ekonomi & Binis Universitas Sam Ratulangi)

Downloads

Published

2026-09-18