Dampak Pemekaran Desa dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik (Studi Kasus di Desa Pusian Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow)

Authors

  • Betania Pricilia Rosiana Rondonuwu Rondonuwu Universitas Samratulangi
  • Herman Nayoan Universitas Sam Ratulangi
  • Johnly Pangemanan Universitas Sam Ratulangi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pemekaran Desa Pusian terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow. Pemekaran desa yang terjadi pada tahun 2012 membagi Desa Pusian menjadi tiga wilayah administratif, yaitu Pusian Induk, Pusian Barat, dan Pusian Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan terdiri dari aparat desa, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemekaran desa memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan publik. Hal ini terlihat dari meningkatnya aksesibilitas layanan, kecepatan pelayanan administrasi, serta kedekatan antara masyarakat dan aparat desa. Selain itu, pemekaran mendorong peningkatan pada aspek daya tanggap (responsiveness), keandalan (reliability), serta empati (empathy) aparatur desa dalam melayani masyarakat. Dari segi sarana dan prasarana (tangibles), terjadi perbaikan fasilitas pelayanan di masing-masing desa. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa dampak negatif, seperti belum meratanya pembangunan infrastruktur antar desa, keterbatasan sumber daya manusia, serta masih kurangnya koordinasi antar pemerintah desa, khususnya dalam aspek keamanan dan pengelolaan konflik sosial. Selain itu, pembagian dana desa yang sama meskipun jumlah penduduk berbeda menyebabkan ketimpangan pembangunan.Secara keseluruhan, pemekaran desa di Pusian telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, meskipun masih diperlukan peningkatan koordinasi, pemerataan pembangunan, dan penguatan kapasitas aparatur desa agar manfaat pemekaran dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh masyarakat.

 

Kata kunci : Pemekaran, Desa, Pelayanan,Publik, Kualitas

 

Downloads

Published

2026-05-26

How to Cite

Rondonuwu, B. P. R. R., Nayoan, H., & Pangemanan, J. (2026). Dampak Pemekaran Desa dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik (Studi Kasus di Desa Pusian Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow). GOVERNANCE, 4(2). Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/governance/article/view/67983