Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Kerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Kabupaten Minahasa Tenggara Pada Masa Pandemi Covid 19

Authors

  • Festy Debora Umpung Sam Ratulangi University
  • Junita Maya Pertiwi
  • Grace Ester Caroline Korompis

DOI:

https://doi.org/10.35801/ijphcm.1.4.2020.31024

Keywords:

COVID 19, Tenaga Kesehatan, Motivasi Kerja, Puskesmas

Abstract

Latar Belakang: Tenaga kesehatan harus memiliki motivasi kerja yang tinggi agar puskesmas bisa berperan optimal pada masa pandemi Covid-19. Beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi kerja seperti kompensasi, kondisi kerja, kebijakan dan hubungan interpersonal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengukur hubungan antara kompensasi, kondisi kerja, kebijakan dan hubungan interpersonal dengan motivasi kerja tenaga kesehatan di puskesmas Kabupaten Minahasa Tenggara.  Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi potong lintang. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Minahasa Tenggara pada Maret-Oktober 2020. Responden dalam penelitian ini yaitu 61 tenaga kesehatan di puskesmas Minahasa Tenggara. Variabel dalam penelitian ini yaitu kompensasi, kondisi kerja, kebijakan, hubungan interpersonal dan motivasi kerja. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner, dan lainnya. Data diperoleh melalui secara online menggunakan google form. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kompensasi (p=0,000; r=0,615), kondisi kerja (p=0,000; r=0,731), dan kebijakan (p=0,000; r=0,723) dengan motivasi kerja dimana hubungan antar variabel termasuk pada kategori kuat dan hubungan antar kedua variabel ini searah atau semakin tinggi kompensasi, kondisi kerja, dan kebijakan akan diikuti dengan semakin tinggi motivasi kerja atau sebaliknya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara hubungan interpersonal (p=0,000; r=0,474) dengan motivasi kerja dimana hubungan antar variabel termasuk pada kategori sedang dan hubungan antar kedua variabel ini searah atau semakin baik hubungan interpersonal akan diikuti dengan semakin baiknya motivasi kerja atau sebaliknya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diperoleh nilai β untuk kebijakan sebesar 0,968 (nilai terbesar) sehingga variabel yang paling dominan mempengaruhi motivasi kerja yaitu variabel kebijakan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kompensasi, kondisi kerja, kebijakan dan hubungan interpersonal berhubungan dengan motivasi kerja tenaga kesehatan di puskesmas kabupaten Minahasa Tenggara. Variabel yang paling besar pengaruhnya yaitu kebijakan. Berdasarkan hasil penelitian ini maka pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara harus memperhatikan kompensasi, kondisi kerja, kebijakan dan hubungan interpersonal di puskesmas sehingga tenaga kesehatan dapat bekerja secara optimal khususnya pada masa pandemi Covid 19.

References

Aktarina, D. 2019. Pengaruh Karakteristik Individu, Pekerjaan dan Lingkungan Kerja terhadap Motivasi dan Dampaknya terhadap Kinerja Anggota Polri di Polresta Palembang. Jurnal Media Wahana Ekonomika, 12(3).

Arnold, HJ., dan DC. Feldman. 2005. Individual in Organizations. New York : McGraw Hill, Series in Management

Budiman A, Darmawansyah, Amir MY. 2013. Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Motivasi Kerja Pegawai Di Puskesmas Labakkang Kabupaten Pangkep. Tesis. Universitas Hasanudin. Makasar

Budiman. 2009. Analisis Faktor Dominan Motivasi Kerja Perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Bayu Asih. Purwakarta: Jurnal (diterbitkan) Kesehatan Kartika. Vol 1(2).

Bunawar, K. M. S. 2019. Hubungan Penghargaan, Tanggung Jawab, Pengawasan, Hubungan Interpersonal terhadap Motivasi Kerja Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Bengkal Kabupaten Tebo Tahun 2017. Scientia Journal, 8(1), 249-255.

Cahyani, I. D., Wahyuni, I., & Kurniawan, B. 2016. Faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi kerja pada perawat rumah sakit jiwa (Studi Pada Bangsal Kelas III RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 4(2), 76-85.

Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Tenggara. 2019. Profil Kesehatan Kabupaten Minahasa Tenggara. Ratahan

Fatimah, S. 2018. Faktor Yang Berhubungan Dengan Motivasi Kerja Tenaga Kesehatan Di Puskesmas Langsa Lama Kota Langsa Provinsi Aceh Tahun 2018 (Doctoral dissertation, Institut Kesehatan Helvetia).

Gunawan, M. A. 2015. Pengaruh kompensasi finansial dan non-finansial terhadap motivasi kerja karyawan PT. Freight Express Surabaya. Agora, 3(1), 50-55.

Hasan, A. A. 2012. Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Aktivis pada Lembaga Swadaya Masyarakat di Kota Banda Aceh. Jurnal ilmu Manajemen, 2302-0199.

Ilyas, Y. 2002. Kinerja Teori Penilaian dan Penelitian. Edisi Revisi. Fekom UI. Jakarta

Kementerian Kesehatan RI. 2015. Profil Kesehatan Indonesia 2015 Pusat Data dan Informasi. Jakarta

Kementerian Kesehatan RI. 2019. Data Dasar Puskesmas: Provinsi Sulawesi Utara. Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer. Jakarta

Kementerian Kesehatan RI. 2020. Petunjuk Teknis Pelayanan Puskesmas pada Masa Pandemi Covid-19. Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer. Jakarta

Mangkunegara, A.P. 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung. PT. Remaja Rosdakarya

Masuku, D. 2016. Analisis Motivasi Kerja Dokter Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Kepulauan Sula. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 9(4), 197-204.

Merdekawati, H., & Majid, M. 2019. Studi Tentang Motivasi Kerja Tenaga Non PNS Di Puskesmas Perawatan Cempae Kota Parepare. Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan, 2(3), 367-376.

Nurbaeti, N., & Hartika, H. 2016. Motivasi Kerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Walenrang Kabupaten Luwu. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 10(2), 65-70.

Nursalam. 2014. Manajemen Keperawatan. Edisi 4. Jakarta : Salemba Medika.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2006). Perilaku organisasi. Edisi kesepuluh. Jakarta: PT Indeks Kelompok Gramedia.

Rusmitasari, H., & Mudayana, A. A. (2020). Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Kota Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1), 47-51.

Sarinadi, N. N., Tripalupi, L. E., & Suwena, K. R. (2015). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Motivasi Kerja Karyawan pada UD Surya Logam Desa Temukus Tahun 2014. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 4(1).

Sastrohadiwiryo, S. 2002. Manajemen Tenaga Kerja Indonesia. Jakarta : Bumi Aksara.

Siagian, SP. 2012. Manajemen Stratejik. Jakarta: Bumi Aksara.

Suhardi. 2013. The Science Of Motivation: Kitab Motivasi. Jakarta: Elex Media Komputindo

Wibowo, D., & Mardiana, M. (2014). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Berprestasi Guru Terhadap Layanan Pendidikan di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Pendidikan Dasar, 2(2), 120-130.

Downloads

Published

2020-11-10