Tingkat Pendidikan, Ekonomi, Pengetahuan dan Perilaku Buang Air Besar Sembarangan di Kabupaten Kepulauan Sangihe

Authors

  • Christian Mangansuhe Universitas Sam Ratulangi
  • Sri Seprianto Maddusa Universitas Sam Ratulangi
  • Nova Helen Kapantow Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35801/ijphcm.v6i1.58959

Abstract

Latar Belakang: Kelurahan Kolongan Mitung merupakan salah satu kelurahan yang memiliki akses terhadap jamban yang rendah pada tahun 2022 yaitu sebesar 43%. Hasil pelaporan tentang pilar pertama Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) tahun 2022 di wilayah kerja puskesmas Tahuna Barat diketahui bahwa Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di kelurahan Kolongan Mitung yaitu sebanyak 57 KK. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan tingkat pendidikan, ekonomi, pengetahuan dan perilaku buang air besar sembarangan di wilayah Kerja Puskesmas Tahuna Barat. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 84 responden dengan teknik proportional random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis univariat dan bivariat (dengan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 36-45 Tahun (40,5%) dan tamat SD (29,7%). Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak BABS (66,7%), tingkat pendidikannya rendah (65,5%), tingkat ekonomi rendah (86,9%), pengetahuannya kurang baik (54,8%). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu masyarakat di Kelurahan Kolongan Mitung Kabupaten Kepulauan Sangihe dominan memiliki tingka pendidikan, ekonomi dan pengetahuan yang rendah. Selain itu, dominan tidak melakukan BABS.

Published

2025-05-16