FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI POLA KONSUMSI KELUARGA GURU APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DI KABUPATEN MINAHASA SELATAN (STUDI SMP NEGERI 1, SMA NEGERI 1, SMK NEGERI 1 AMURANG)

Authors

  • Shania Lintang Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sam Ratulangi, Manado 95115, Indonesia
  • Daisy S.M Engka
  • Krest D. Tolosang

Abstract

Pola konsumsi ialah kebutuhan manusia baik dalam bentuk benda maupun jasa yang dialokasikan selain untuk kepentingan pribadi juga keluarga yang didasarkan pada tata hubungan dan tanggung jawab yang dimiliki, sifatnya terealisasi sebagai kebutuhan primer dan sekunder. Alokasi kebutuhan rumah tangga dapat dilihat berdasarkan pengeluaran rumah tangga yang terdiri dari pengeluaran makanan dan bukan makanan. guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Minahasa Selatan memiliki pendapatan yang cukup tinggi sehingga pola konsumsi guru Aparatur Sipil Negara (ASN) tergolong relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan, kekayaan dan jumlah anggota keluarga terhadap pola konsumsi keluarga guru ASN di kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan data kuantitatif dengan metode analisis linear regresi berganda. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan variabel pendapatan, kekayaan dan jumlah anggota keluarga berpengaruh terhadapat pola konsumsi, sedangkan secara parsial variabel pendapatan memiliki pengaruh signifikan terhadap pola konsumsi, dan variabel kekayaan, jumlah anggota keluarga tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pola konsumsi.

Downloads

Published

2019-10-30

Issue

Section

Articles