ANALISIS POTENSI PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN MINAHASA (PENDEKATAN MODEL BASIS EKONOMI DAN DAYA SAING EKONOMI)

Authors

  • Rany Lolowang
  • Antonius Luntungan
  • Richard Tumilaar

Abstract

ABSTRAK

Pada dasarnya, pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai suatu proses pertumbuhan output perkapita dalam jangka panjang. Hal ini, bahwa dalam jangka panjang, kesejahteraan tercermin pada peningkatan output perkapita yang sekaligus memberikan banyak alternatif dalam mengkonsumsi barang dan jasa, serta diikuti oleh daya beli masyarakat yang semakin meningkat. Untuk mengetahui potensi pertumbuhan ekonomi wilayah Kabupaten Minahasa diperlukan suatu metode yang berguna untuk mengkaji dan memproyeksi pertumbuhan ekonomi wilayah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis Location Quotient (LQ) dan Analisis Shift Share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perekonomian Kabupaten Minahasa selama kurun waktu pengamatan dalam penelitian ini mengalami peningkatan dan perkembangan setiap tahun. Sektor-sektor ekonomi yang menjadi sektor sektor basis atau sektor unggulan dalam perekonomian Kabupaten Minahasa ialah sektor pertanian, sektor pertambangan dan penggalian, sektor listrik,gas, dan air bersih, dan sektor bangunan dan konstruksi. Dan daya saing perekonomian Kabupaten Minahasa terhadap Perekonomian Sulawesi Utara masih lemah, hal in terlihat dari nilai DS (Differential Shift) yang negatif.

Kata Kunci : Potensi Pertumbuhan Ekonomi, Basis Ekonomi Dan Daya Saing

 

ABSTRACT

Basically, economic growth is defined as a process of growth of output per capita in the long run. It is, that in the long term, well-being is reflected in the increase in output per capita as well as providing many alternatives to consume goods and services , and is followed by the people's purchasing power has increased. To determine the potential for economic growth in the district of Minahasa needed a useful method for assessing and projecting economic growth of the region. The method of analysis used in this study is the method of Location Quotient ( LQ ) and Shift Share Analysis. The results showed that the economy is Minahasa district during the period of observation in this research and development has increased every year. Sectors of the economy into sectors or sector basis dominant sector in the economy Minahasa district is agriculture, mining and quarrying, electricity, gas, and water.And economic competitiveness of the Minahasa district of North Sulawesi economy is still weak, in terms of looks of the value of DS (Shift Differential) is negative.

Keywords : Economic Growth Potential, Economic Base And Competitiveness

Author Biographies

Rany Lolowang

Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Ekonomi Pembangunan

Universitas Sam Ratulangi, Manado

Antonius Luntungan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Ekonomi Pembangunan

Universitas Sam Ratulangi, Manado

Richard Tumilaar

Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Ekonomi Pembangunan

Universitas Sam Ratulangi, Manado

Downloads

Published

2014-08-29