Analisis Pengaruh Upah Minimum Provinsi, Belanja Pemerintah, Konsumsi Rumah Tangga dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Inflasi di Sulawesi Utara Tahun 2000-2023

Authors

  • Omega Siringo-Ringo EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT
  • Tri Oldy Rotinsulu EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT
  • Steeva Y.L Tumangkeng EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Abstract

Inflasi merupakan indikator makroekonomi yang mencerminkan stabilitas perekonomian suatu daerah.  penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Upah Minimum Provinsi, Belanja Pemerintah, Konsumsi Rumah Tangga Dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Inflasi Di Provinsi Sulawesi Utara Selama Periode 2000-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Error Correction Model (ECM) untuk menganalisis hubungan antara variabel independen dan dependen dalam jangka pendek dan panjang. data sekunder yang digunakan diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukan dalam hubungan jangka pendek hanya variabel nilai tukar rupiah yang memiliki pengaruh signifikan terhadap inflasi sedangkan variabel upah minimum provinsi, belanja pemerintah dan konsumsi rumah tangga tidak berpengaruh signifikan terhadap inflasi. Dalam hubungan jangka panjang semua variabel memiliki hubungaan negatif dan signifikan terhadap inflasi. Secara Bersama sama-sama upah minimum provinsi, belanja pemerintah, konsumsi rumah tangga dan nilai tukar berpengaruh signifikan terhadap inflasi baik dalam jangka pendek dan jangka panjang.

Kata Kunci: Inflasi, Upah Minimum Provinsi, Belanja Pemerintah, Konsumsi Rumah Tangga, Nilai Tukar Rupiah, Eror Correction Model

Downloads

Published

2025-07-23

Issue

Section

Articles