Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Kelapa (Kopra) di Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan
Abstract
Pengembangan teknologi dan informasi cukup memberikan dampak positif bagi masyarakat terlebih di Kecamatan Tenga, dimana munculnya industri-industri pengolahan bahan kelapa sehingga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, namun hal ini menjadi tantangan bagi petani kelapa kopra dalam memperoleh pendapatannya yaitu berkurangnya jumlah tenaga kerja untuk usahatani kelapa kopra. Sehingga salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan petani kelapa kopra yaitu dengan meningkatkan minat kaum milenial untuk bertani secara kreatif dan inovatif dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usahatani kelapa kopra di Kecamatan Tenga. Penentuan lokasi serta pengambilan sampel penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) dengan mempertimbangkan daerah-daerah utama penghasil kelapa, dengan banyaknya sampel sebesar 40 petani responden. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis pendapatan dan analisis kelayakan usaha yaitu R/C Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan yang diperoleh petani sebesar Rp. 13.046.244 /masa panen. Sementara itu hasil analisis kelayakan menunjukkan nilai R/C Rasio usahatani kelapa kopra sebesar 2.3 yang artinya usahatani kelapa kopra yang dijalankan oleh petani kelapa kopra di Kecamatan Tenga layak untuk diusahakan.