Analisis Sektor Basis Dan Non Basis Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Kotamobagu

Authors

  • Regita Bulawan Putri Paputungan EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT
  • Anderson G. Kumenaung EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT
  • Steeva Y.L. Tumangkeng EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama perkembangan suatu daerah. Pertumbuhan yang berkelanjutan menjadi faktor utama bagi keberlangsungan pembangunan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sektor-sektor ekonomi yang tergolong sebagai sektor basis dan non basis. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan bersifat kuantitatif dengan analisis Location Quotient (LQ), Shift Share, dan Tipologi Klassen. Hasil penelitian ini berdasarkan analisis LQ terdapat 9 sektor Basis dan 8 sektor Non Basis. Hasil penelitian analisis Shift Share didapatkan hasil secara sektoral maka hampir semua sektor ekonomi di Kota Kotamobagu memiliki nilai Differential Shift yang positif yang berarti sektor-sektor ekonomi tersebut memiliki daya saing yang kuat atau memiliki keunggulan kompetitif yang tinggi dibandingkan dengan sektor yang sama pada perekonomian Sulawesi Utara. Hasil Penelitian dari analisis  Tipologi Klassen terdapat 5 sektor yang tergolong sektor maju dan tumbuh pesat, 7 sektor yang tergolong sektor berkembang atau potensial, 4 sektor yang tergolong sektor maju tapi tertekan, dan 1 sektor yang tergolong sektor tertinggal.

Kata Kunci : PDRB,  Pertumbuhan  Ekonomi, Location  Quetiont  (LQ),  Shift  Share dan Tipologi Klassen

Downloads

Published

2025-07-31

Issue

Section

Articles