Analisis Pengaruh Suku Bunga Bank Indonesia, Jumlah Uang Beredar, Dan Tingkat Kurs Terhadap Tingkat Inflasi Di Indonesia (Periode 2010 – 2024)

Authors

  • Martian Suhendra EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT
  • Anderson G. Kumenaung EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT
  • Mauna Th.B. Maramis EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Abstract

Inflasi merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kestabilan ekonomi suatu negara. Ketidakstabilan inflasi di Indonesia kerap dipengaruhi oleh berbagai faktor moneter, seperti fluktuasi suku bunga Bank Indonesia, pertumbuhan jumlah uang beredar, dan pelemahan nilai tukar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suku bunga Bank Indonesia, jumlah uang beredar, dan nilai tukar terhadap tingkat inflasi di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian merupakan data sekunder berupa data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia periode 2010-2024. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program eviews 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial, suku bunga Bank Indonesia berpengaruh positif signifikan terhadap inflasi. Jumlah uang beredar berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap Inflasi dan nilai tukar berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Inflasi di Indonesia. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap tingkat inflasi di Indonesia periode 2010-2024.

Kata Kunci : Inflasi, Suku Bunga Bank Indonesia, Jumlah Uang Beredar, Nilai Tukar

 

Downloads

Published

2025-07-01

Issue

Section

Articles