Analisis Disparitas Pembangunan di Provinsi Gorontalo
Abstract
ABSTRAK
Provinsi Gorontalo merupakan wilayah dengan potensi ekonomi yang beragam, namun pembangunannya belum merata di seluruh kabupaten/kota. Penelitian ini menganalisis disparitas pembangunan antar wilayah di Provinsi Gorontalo periode 2016-2023 menggunakan Indeks Williamson yang mengombinasikan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita dan jumlah penduduk . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan pembangunan di Provinsi Gorontalo mengalami fluktuasi. Pada tahun 2016–2019, ketimpangan cenderung menurun, ditandai dengan penurunan indeks dari 0,36 menjadi 0,34 yang masuk dalam kategori rendah. Namun, ketimpangan meningkat kembali pada masa pandemi COVID-19, dengan indeks mencapai 0,40 dan bertahan hingga tahun 2022, lalu sedikit menurun ke angka 0,39 pada tahun 2023. Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo mendominasi perekonomian daerah, sedangkan daerah seperti Gorontalo Utara mengalami keterlambatan pembangunan. Temuan ini menunjukkan pentingnya kebijakan pembangunan yang inklusif, terutama di wilayah yang tertinggal. Upaya pemerataan pembangunan harus difokuskan pada penguatan sektor unggulan dan investasi infrastruktur dasar di daerah tertinggal guna mempercepat pemulihan pasca pandemi serta mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Kata Kunci : Disparitas Pembangunan, Indeks Williamson, Ketimpangan Wilayah, PDRB