Analisis Keuntungan Pengelolaan Usaha Petani Captikus Di Desa Wanga Kabupaten Minahasa Selatan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keuntungan yang diperoleh petani dari usaha Cap Tikus di Desa Wanga, Kabupaten Minahasa Selatan. Cap Tikus merupakan minuman tradisional hasil penyulingan air nira dari pohon aren yang telah menjadi sumber penghidupan utama bagi sebagian masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung terhadap 20 responden petani Cap Tikus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total penerimaan dari kegiatan usaha Cap Tikus di Desa Wanga mencapai Rp192.000.000 per bulan, dengan total biaya produksi sebesar Rp71.740.000 per bulan. Dengan demikian, total keuntungan bersih yang diperoleh dari seluruh responden adalah sebesar Rp120.260.000 per bulan. Jika dirata-ratakan, setiap petani memperoleh penerimaan sebesar Rp9.600.000 per bulan dengan biaya produksi sebesar Rp3.587.000, sehingga keuntungan bersih yang diperoleh mencapai Rp6.013.000 per bulan per petani. Komponen biaya yang diperhitungkan mencakup bahan baku, tenaga kerja, dan operasional lainnya. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa usaha Cap Tikus di Desa Wanga tergolong menguntungkan dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai salah satu sektor ekonomi lokal yang produktif.
Kata Kunci: Cap Tikus, keuntungan, usaha petani, analisis biaya, penerimaan usaha