Analisis Potensi Ekonomi Untuk Meningkatkan Daya Saing Di Kabupaten Minahasa Selatan, Minahasa Utara Dan Minahasa
Abstract
Penelitian ini mengkaji potensi perekonomian Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, dan Kabupaten Minahasa dengan tujuan untuk mengidentifikasi sektor-sektor basis dan non-basis, sektor yang berdaya saing, serta sektor prima, potensial, berkembang, dan terkebelakang yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Metode yang digunakan dalam analisis ini meliputi Location Quotient (LQ), Shift Share (SS), dan Tipologi Klasen, dengan data PDRB ADHK dari tahun 2019 hingga 2023 untuk ketiga kabupaten dan Provinsi Sulawesi Utara sebagai acuan.Hasil Location Quotient menunjukkan bahwa Kabupaten Minahasa Selatan memiliki empat sektor basis, Kabupaten Minahasa Utara tujuh sektor basis, dan Kabupaten Minahasa juga tujuh sektor basis. Analisis Shift Share mengungkapkan bahwa terdapat 13 sektor yang memiliki keunggulan kompetitif di Minahasa Selatan, sebelas sektor di Minahasa Utara, dan 16 sektor di Minahasa. Berdasarkan Tipologi Klasen, Minahasa Selatan memiliki empat sektor prima, sembilan potensial, satu berkembang, dan tiga terkebelakang. Minahasa Utara memiliki empat sektor prima, tujuh potensial, tiga berkembang, dan tiga terkebelakang. Sedangkan Minahasa memiliki sepuluh sektor prima, enam potensial, dan tiga terkebelakang, namun tidak terdapat sektor berkembang.
Kata Kunci : PDRB, Pertumbuhan Ekonomi, Location Quetiont (LQ), Shift Share dan Tipologi Klassen