Pengaruh Foreign Direct Investment (FDI), Inflasi, Dan Pengangguran terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 2008 - 2024

Authors

  • Owen Febrianto Wilil EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT
  • Daisy S.M. Engka EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT
  • Agnes L. CH. P Lapian EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Abstract

Pertumbuhan ekonomi adalah indikator vital kemajuan Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Foreign Direct Investment (FDI), tingkat inflasi, dan tingkat pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi. Data yang digunakan adalah data sekunder time series tahunan (2009-2023) dari BPS, BI, dan BKPM. Penyesuaian periode dari 2008-2024 dilakukan sebagai langkah metodologis untuk mengatasi masalah ekonometrika serius (autokorelasi dan multikolinearitas) yang ditemukan pada model awal. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda (Ordinary Least Square/OLS). Model OLS Final terbukti valid karena lulus semua uji asumsi klasik (Normalitas Prob. 0.4993, VIF 2.7747, Autokorelasi Prob. 0.1561, Heteroskedastisitas Prob. 0.5929). Hasil penelitian menunjukkan: (1) FDI secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Prob. 0.0404), mengonfirmasi Teori Solow. (2) Tingkat Pengangguran secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan (Prob. 0.0344), memvalidasi  Hukum Okun. (3) Tingkat Inflasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan (Prob. 0.2220). Secara simultan, ketiga variabel memiliki pengaruh sangat signifikan (Prob. F-Stat 0.000480). Temuan ini mengimplikasikan pertumbuhan Indonesia bergantung pada manajemen terkoordinasi atas modal (FDI) dan sumber daya manusia (Pengangguran).

Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, FDI, Inflasi, Pengangguran, Regresi Linear Berganda, OLS.

Downloads

Published

2025-11-24