Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara Dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Sulawesi Utara
Abstract
Penyerapan tenaga kerja merupakan kemampuan suatu perekonomian untuk menyediakan kesempatan kerja bagi penduduk usia produktif, sehingga menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan ekonomi di suatu daerah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Sulawesi Utara selama periode 2004–2020. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dianalisis dengan metode regresi linier berganda menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Dan IPM berpengaruh negatif dan tidak signifikan. Ketidaksignifikanan ini berkaitan dengan dimensi penyusun IPM yaitu pendidikan, Dimensi pendidikan cenderung meningkatkan pencapaian pendidikan formal tanpa keterampilan yang sesuai kebutuhan industri, sehingga terjadi mismatch antara kompetensi tenaga kerja dan permintaan sektor ekonomi lokal. Selain itu, peningkatan kualitas SDM juga mendorong migrasi keluar daerah (brain drain), sehingga manfaat peningkatan IPM tidak tercermin dalam angka penyerapan tenaga kerja lokal.
Kata Kunci: Penyerapan Tenaga Kerja, Wisatawan Mancanegara, Indeks Pembangunan Manusia, Brain Drain, mismatch.