Strategi Pengembangan Usaha Tani Kopra dalam Meningkatkan Pendapatan Petani di Desa Picuan dan Wanga Kecamatan Motoling Timur Kabupaten Minahasa Selatan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha tani kopra dalam meningkatkan pendapatan petani di Desa Picuan dan Desa Wanga, Kecamatan Motoling Timur, Kabupaten Minahasa Selatan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung kepada petani kopra. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hasil produksi kopra di Desa Picuan lebih tinggi dibandingkan dengan Desa Wanga, dengan rata-rata hasil 1 ton per panen dengan pendapatan sekitar 26 juta per tahun. Faktor utama yang memengaruhi pendapatan petani adalah biaya tenaga kerja dan harga jual kopra. Kenaikkan biaya tenaga kerja dari Rp. 6.000 menjadi Rp. 18.000 per pohon menjadi kendala utama dalam pengelolaan usaha. Sebagian petani mengatasinya dengan bekerja mandiri untuk menekan biaya produksi. Analisis SWOT menunjukkan strategi pengembangan yang dapat diterapkan yaitu efisiensi biaya, pembentukan kelompok tani, pelatihan pengelolaan hasil kelapa, serta pengembangan produk turunan seperti minyak kelapa dan lain sebagainya. Dukungan Pemerintah dan peningkatan keterampilan petani menjadi kunci keberlanjutan usaha tani kopra di wilayah tersebut.
Kata Kunci : Strategi Pengembanagan, Usaha Tani Kopra, Pendapatan Petani, SWOT, Minahasa Selatan