Analisis Ketimpangan Pembangunan Di Provinsi Gorontalo

Authors

  • Vidi Jesika Tulalo EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT
  • Daisy S.M. Engka EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT
  • Krest D Tolosang EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Abstract

Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses di mana pemerintah   bersama seluruh masyarakat berupaya mengelola sumber daya yang tersedia, serta menjalin kerja sama antara pemerintah daerah dan sektor swasta guna menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di suatu wilayah. Ketimpangan pembangunan antarwilayah menjadi isu penting karena dapat menghambat tercapainya tujuan pembangunan, yaitu meningkatkan ketersediaan dan pemerataan distribusi kebutuhan pokok, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat secara merata di tingkat regional maupun nasional. Ketimpangan ekonomi merujuk pada perbedaan yang signifikan antara kelompok kaya dan miskin, terutama dalam hal pendapatan, tingkat kesejahteraan, latar belakang pendidikan, jenis pekerjaan, serta tingkat kepuasan dan kebahagiaan hidup. Hasil analisis Indeks Williamson, dapat disimpulkan bahwa tingkat ketimpangan pembangunan antar kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo selama periode 2016–2024 tergolong rendah dengan nilai rata-rata sebesar 0,39. Meskipun demikian, hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan ketimpangan dari tahun ke tahun. Nilai Indeks Williamson tertinggi terjadi pada periode 2020–2024 sebesar 0,41, sedangkan nilai terendah terjadi pada periode 2018–2019 sebesar 0,37.

Kata kunci : Jumlah Penduduk, Produk Domestik Regional Bruto, Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan.

Downloads

Published

2026-05-25