Analisis Determinan Ketimpangan Pendapatan Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan
Abstract
Ketimpangan pendapatan di 24 kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Selatan periode 2015 sampai 2025, dengan fokus pada pengaruh jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap rasio Gini, menggunakan pendekatan Fixed Effect Model dengan dummy wilayah yang berbeda dari kebanyakan studi sebelumnya yang memakai Common atau Random Effect Model, sebagai upaya mengatasi heterogenitas struktural antarwilayah yang jarang diperhatikan pada level kabupaten/kota di Sulsel, dengan data sekunder yang diperoleh dari BPS Provinsi Sulawesi Selatan. Hasilnya menunjukkan jumlah penduduk berpengaruh positif tetapi tidak signifikan, kemiskinan berpengaruh positif dan signifikan, sementara IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan (rasio Gini), dengan ketiga variabel tersebut secara bersama-sama menjelaskan 34,20% variasi ketimpangan pendapatan, sehingga menegaskan pentingnya kebijakan pengentasan kemiskinan yang dipadukan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai kunci pemerataan pendapatan di Sulawesi Selatan.
Kata Kunci: Ketimpangan Pendapatan; Rasio Gini; Kemiskinan; Indeks Pembangunan Manusia; Data Panel