Peran Pasar Tradisional dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pedagang Kecil di Desa Minanga Kecamatan PusomaenKabupaten Minahasa Tenggara

Authors

  • Juneidi Komansilan Ekonomi Pembangunan_FEB_UNSRAT
  • Anderson G. Kumenaung Ekonomi Pembangunan_FEB_UNSRAT
  • Irawaty Masloman Ekonomi Pembangunan_FEB_UNSRAT

Abstract

Pasar tradisional merupakan ruang ekonomi yang penting bagi pedagang kecil karena menyediakan akses penjualan, mempertemukan produsen lokal dengan konsumen, dan membentuk relasi sosial yang menopang keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Pasar Tradisional Rakyat Desa Minanga dalam meningkatkan kesejahteraan pedagang kecil di Desa Minanga, Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pedagang, konsumen, pengelola pasar, pemerintah desa dan kecamatan, serta dokumentasi. Data dianalisis melalui penelaahan, pengelompokan berdasarkan tema, penyajian naratif, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar berperan sebagai sarana distribusi hasil pertanian, perikanan, makanan olahan, sembako, pakaian, dan kebutuhan rumah tangga. Data sepuluh pedagang menunjukkan kenaikan rata-rata pendapatan bulanan dari Rp1.350.000 menjadi Rp2.385.000 setelah memanfaatkan pasar. Peningkatan pendapatan membantu pemenuhan kebutuhan keluarga, pendidikan anak, dan keberlanjutan usaha. Peran tersebut didukung lokasi yang mudah dijangkau, harga terjangkau, keragaman produk, serta loyalitas pelanggan. Namun, keterbatasan sanitasi, drainase, parkir, penataan lapak, modal usaha, dan persaingan dengan pasar modern masih menghambat optimalisasi kesejahteraan pedagang. Penguatan pengelolaan dan fasilitas pasar diperlukan agar manfaat ekonomi pasar berlangsung secara berkelanjutan.

Kata Kunci: Pasar Tradisional, Kesejahteraan, Pedagang Kecil, Pendapatan, Ekonomi Lokal.

Downloads

Published

2026-09-08