Hubungan Dinamis BI Rate, Jumlah Uang Beredar (M2), Suku Bunga The Fed dan Indeks Harga Saham Singapura terhadap Indeks Harga Saham Sektor Perbankan di Bursa Efek Indonesia Januari 2019-Desember 2025
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan dinamis antara BI Rate, Jumlah Uang Beredar (M2), Suku Bunga The Fed, dan Indeks Harga Saham Singapura terhadap Indeks Harga Saham Sektor Perbankan di Bursa Efek Indonesia periode Januari 2019-Desember 2025. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data bulanan periode 2019-2025. Menggunakkan metode analisis Vector Error Correction Model (VECM) dengan bantuan aplikasi Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan jangka panjang (kointegrasi) antara BI Rate, Jumlah Uang Beredar (M2), Suku Bunga The Fed, Indeks Harga Saham Singapura, dan Indeks Harga Saham Sektor Perbankan. Hasil uji Granger Causality menunjukkan bahwa terdapat hubungan kausalitas pada beberapa pasangan variabel, sedangkan hubungan kausalitas tidak terjadi pada seluruh variabel. Analisis IRF menunjukkan bahwa Indeks Harga Saham Sektor Perbankan memberikan respons yang berbeda terhadap setiap guncangan, di mana guncangan BI Rate dan M2 direspons negatif pada awal periode, sedangkan guncangan Suku Bunga The Fed dan Indeks Harga Saham Singapura direspons positif sebelum akhirnya menuju kondisi stabil. Hasil FEVD menunjukkan bahwa variasi Indeks Harga Saham Sektor Perbankan masih didominasi oleh guncangan dari indeks itu sendiri, sementara di antara variabel eksternal, Suku Bunga The Fed memberikan kontribusi terbesar dibandingkan BI Rate, Jumlah Uang Beredar (M2), dan Indeks Harga Saham Singapura.
Kata kunci : BI Rate, Jumlah Uang Beredar (M2), Suku Bunga The Fed, Indeks Harga Saham Singapura dan Indeks Harga Saham Sektor Perbankan.