ANALISIS KAPABILITAS APARAT PENGAWAS INTERN PEMERINTAH (APIP) DI INSPEKTORAT DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA

Authors

  • Reynaldi Lumintang Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen
  • Indrie Debbie Palandeng
  • Yudhi Dien

DOI:

https://doi.org/10.35794/jmbi.v13i2.68674

Abstract

ABSTRAK

Transformasi paradigma tata kelola pemerintahan menuntut penguatan akuntabilitas, di mana Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) berperan sebagai mitra strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam Kapabilitas APIP dalam melaksanakan fungsi pengawasan internal pada Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Utara ditinjau dari tiga elemen utama Peraturan BPKP Nomor 6 Tahun 2025, yaitu Kualitas Peran dan Layanan, Profesionalisme Penugasan, serta Manajemen Pengawasan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam terhadap Informan Kunci (Inspektur Daerah) dan Informan Utama (Auditor dan PPUPD), serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kualitas Peran dan Layanan asurans belum optimal karena waktu penugasan habis terserap pada pengujian kepatuhan administratif transaksional mikro, sementara layanan konsultansi masih bersifat reaktif (kuratif) akibat budaya auditan yang berkonsultasi hanya setelah masalah timbul; (2) Profesionalisme Penugasan telah menerapkan due professional care secara berjenjang, namun tahap Pengembangan Informasi Awal terhambat oleh tiadanya sistem data pertambangan (data mining) yang terintegrasi langsung dengan keuangan daerah; (3) Manajemen Pengawasan telah memiliki Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) dan pelaporan berkala melalui executive summary, tetapi dihadapkan pada kendala ketidakseimbangan kronis berupa kekurangan kuantitas personil fungsional dan realisasi anggaran pengawasan yang jauh di bawah pedoman regulasi nasional. Penelitian ini menyarankan adanya reorientasi pengawasan berbasis risiko substantif, digitalisasi sistem data pengawasan terintegrasi, serta pemenuhan formasi SDM dan anggaran pengawasan secara rasional.

 

Kata Kunci: Kapabilitas APIP, Kualitas Peran dan Layanan, Profesionalisme Penugasan, Manajemen Pengawasan, Kualitatif Deskriptif.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

The paradigm shift in governance demands stronger accountability, positioning the Government Internal Supervisory Apparatus (APIP) as a strategic partner. This study aims to deeply analyze the capability of APIP in executing internal oversight functions at the Regional Inspectorate of North Sulawesi Province, focusing on three core elements of BPKP Regulation No. 6 of 2025: Quality of Roles and Services, Engagement Professionalism, and Supervision Management. Employing a descriptive qualitative approach, data were gathered through direct observation, in-depth interviews with a Key Informant (the Regional Inspector) and Main Informants (Auditors and PPUPD), and document review. Data analysis followed an interactive model consisting of data condensation, data display, and conclusion drawing. The results reveal that: (1) The Quality of Roles and Services in assurance is suboptimal due to time constraints absorbed by micro-transactional administrative compliance testing, while consulting services remain reactive (curative) because auditees seek guidance only after issues manifest; (2) Engagement Professionalism successfully demonstrates due professional care through structured hierarchies, yet the Preliminary Information Assessment stage is hampered by the lack of an integrated data-mining system with regional financial databases; (3) Supervision Management operates via the Annual Supervision Work Plan (PKPT) and routine executive summaries, but faces a chronic imbalance marked by a deficit in functional personnel and a budget allocation substantially below national regulatory guidelines. This study recommends a reorientation toward substantive risk-based auditing, digitalization of integrated oversight systems, and rational fulfillment of human resource and budgetary requirements.

 

Keywords: APIP Capability, Quality of Roles and Services, Engagement Professionalism, Supervision Management, Qualitative Descriptive.

References

Arens, A. A., Elder, R. J., & Beasley, M. S. (2017). Auditing and Assurance Services: An Integrated Approach. Global Edition: Pearson.

Barney, J. (1991). Firm Resources and Sustained Competitive Advantage. Journal of Management, 17(1), 99-120.

Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO). (2013). Internal Control - Integrated Framework.

Ferreira, I., & Azevedo, I. (2019). The Role of Internal Audit in Public Sector Governance. International Journal of Public Administration, 42(7), 561-574.

Mardiasmo. (2009). Akuntabilitas Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thousand Oaks: SAGE Publications.

Moeller, R. (2013). Brink’s Modern Internal Auditing. Eighth Edition. John Wiley & Sons.

Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Peraturan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2025 tentang Peningkatan Kapabilitas Aparat Pengawas Intern Pemerintah pada Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah.

Raintung, M. C., Kawet, R. C., & Lumatow, R. Y. (2024). Pengaruh Orientasi Pasar Untuk Meningkatkan Kinerja Pemasaran Melalui Keunggulan Bersaing Sebagai Variabel Mediasi Pada Pelaku Usaha Industri Rumah Panggung Di Kecamatan Woloan Kota Tomohon. JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis Dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi)., 11(3), 1594–1610. https://doi.org/10.35794/jmbi.v11i3.59136

Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026.

Sawyer, L. B., & Dittenhofer, M. A. (2004). Sawyer's Internal Auditing: The Practice of Modern Internal Auditing. Institute of Internal Auditors.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Tielung, M. V. J., Karuntu, M. M., & Samadi, R. L. (2024). Pengaruh TQM Terhadap Keunggulan Bersaing Yang Dimediasi Oleh Resource Based View Pada Perusahaan Pengolahan Ikan Di Kota Bitung. JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis Dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi)., 11(1), 146–159. https://doi.org/10.35794/jmbi.v11i1.54404

Tulung, J., & Ramdani, D. (2024). Political Connection and BPD Performance. International Research Journal of Business Studies, 16(3), 289-298. doi:http://dx.doi.org/10.21632/irjbs.16.3.289-298.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

ANALISIS KAPABILITAS APARAT PENGAWAS INTERN PEMERINTAH (APIP) DI INSPEKTORAT DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA. (2026). JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis Dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi)., 13(2), 634-641. https://doi.org/10.35794/jmbi.v13i2.68674