DECODING VILLAGE FUND FRAUD: A FRAUD HEXAGON APPROACH TO UNDERSTANDING THE DYNAMICS IN SANGIHE REGENCY

Authors

  • Hendrik Manossoh Sekolah Tinggi Bisnis dan Manajemen (STBM) Dua Saudara
  • Peter Marshal Kapajos Universitas Sam Ratulangi
  • Joanne Valesca Mangindaan Universitas Sam Ratulangi https://orcid.org/0000-0001-7247-1985
  • Steven Josia Tangkuman Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35794/jmbi.v13i2.69133

Abstract

This study investigates fraud in the management of village funds in Sangihe Islands Regency using the Fraud Hexagon Theory, encompassing Stimulus, Capability, Collusion, Opportunity, Rationalization, and Ego (SCCORE model). The research adopts a descriptive qualitative approach, utilizing interviews and documentation to analyze data from Beha Village, a village where the village head had been convicted of misusing village funds. Findings reveal that economic pressures, limited administrative capabilities, collusive behaviors, systemic weaknesses in oversight, moral rationalizations, and personal egotism collectively foster an environment conducive to fraud. While previous studies predominantly employed the Fraud Triangle or Fraud Diamond frameworks, this research extends the discourse by incorporating social and individual dynamics often overlooked. It highlights the interplay of external directives, insufficient governance training, and hierarchical dominance in exacerbating vulnerabilities. The study underscores the necessity for comprehensive strategies to combat fraud, including enhanced transparency, regular audits, community engagement, and targeted capacity building.

References

Antaranews. (2020). Terbukti salahgunakan dana desa, dua kades di Sangihe dipenjara. Retrieved from https://www.antaranews.com/berita/1698338/terbukti-salahgunakan-dana-desa-dua-kades-di-sangihe-dipenjara

Antaranews. (2022). Kejaksaan Sangihe terima 15 laporan dana desa sejak 2020. Retrieved from https://www.antaranews.com/berita/3027957/kejaksaan-sangihe-terima-15-laporan-dana-desa-sejak-2020

Anugerah, P. (2023). Kalau masa jabatan kepala desa sembilan tahun, akan lebih lihai melakukan korupsi. BBC News Indonesia. Retrieved from https://www.bbc.com/indonesia/articles/c88p4ekkm85o

Bada, M. Y., Rengga, A., & Sanga, K. P. (2022). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecurangan Fraud Dalam Pengelolaan Dana Desa Pada Kecamatan Paga. Jurnal Accounting UNIPA, 1(2), 139-151.

Biduri, S., Fitriyah, H., & Febriana, P. (2022). Pencegahan Fraud dalam pengelolaan alokasi dana desa. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 6(4), 4021-4036.

Desviyana, D., Basri, Y. M., & Nasrizal, N. (2020). Analisis kecurangan pada pengelolaan dana desa dalam perspektif fraud hexagon. Studi Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 3(1), 50-73.

Dwi, N. H., & Sari , A. P. (2023, 6 Oktober). Kemenkeu: Dana Desa 2024 Digunakan untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting. Kompas.com. Retrieved from https://money.kompas.com/read/2023/10/06/081000426/kemenkeu-dana-desa-2024-digunakan-untuk-percepatan-pengentasan-kemiskinan

Indonesia Corruption Watch (ICW). (2022). Laporan Hasil Pemantauan Tren Penindakan Korupsi Semester I Tahun 2022, Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW. . Retrieved from https://antikorupsi.org/sites/default/files/dokumen/Tren%20Penindakan%20Semester%20I%202022.pdf

Indonesia Corruption Watch (ICW). (2023). Sesat Pikir Perpanjangan Masa Jabatan Kades: Niat Buruk Politisasi Desa Dan Suburkan Oligarki Desa. Retrieved from https://antikorupsi.org/id/sesat-pikir-perpanjangan-masa-jabatan-kades-niat-buruk-politisasi-desa-dan-suburkan-oligarki-desa

Kakunsi, M. A., Waworundeng, W., & Tulung, T. E. (2021). Pengelolaan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa oleh Pemerintah Desa Dahgo Kecamatan Tamako Kabupaten Kepulauan Sangihe. JURNAL EKSEKUTIF, 1(2).

Kompas.com. (2023). Dalam 7 Tahun, Pemerintah Sudah Kucurkan Rp 470 Triliun Dana Desa. Retrieved from https://regional.kompas.com/read/2023/01/14/171302378/ dalam-7-tahun-pemerintah-sudah-kucurkan-rp-470-triliun-dana-desa.

Machmud, I. (2024). Diduga Korupsi DanDes, Oknum Kepala dan Perangkat Desa di Sangihe Ditahan Kejari. Kanalmetro. Retrieved from https://kanalmetro.com/2024/01/13/diduga-korupsi-dandes-oknum-kepala-dan-perangkat-desa-di-sangihe-ditahan-kejari/#:~:text=KANALMETRO%2C%20SANGIHE%20%E2%80%93%20Oknum%20Kepala%20dan%20perangkat%20Desa,penyalahgunaan%20atau%20korupsi%20DanDes%2C%20Jumat%2011%20Januari%202024.

Makalalag, M., Morasa, J., & Manossoh, H. (2019). Analisis pengelolaan keuangan desa pada Desa Passi dan Desa Muntoi Timur Kecamatan Passi Barat Kabupaten Bolaang Mongondow. JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING" GOODWILL", 10(2), 99-107.

Malumperas, M. H., Manossoh, H., & Pangerapan, S. (2021). Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa (Studi Kasus di Desa Bowongkali, Kecamatan Tabukan Tengah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara). Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 9(1).

Manadopost.Id. (2022). Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Dana Desa Tahun 2022 di Kabupaten Sangihe, Negara Rugi Rp284 Juta. Retrieved from https://manadopost.jawapos.com/berita-utama/16/09/2022/polisi-ungkap-dugaan-korupsi-dana-desa-tahun-2022-di-kabupaten-sangihe-negara-rugi-rp284-juta/

Mangindaan, J. V., & Manossoh, H. (2019). Kualitas sumber daya manusia pemerintah desa dalam pengelolaan dana desa yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara di Kecamatan Tabukan Utara Kab. Kepulauan Sangihe. Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Hukum), 4(1), 35-49.

Media Indonesia. (2021). Berantas Korupsi sampai ke Desa. Retrieved from https://mediaindonesia.com/editorials/detail_editorials/2506-berantas-korupsi-sampai-ke-desa

Mufliza, A. N., & Januarti, I. (2023). Fraud Prevention of Village Funds. Quantitative Economics and Management Studies, 4(6), 1116-1122. Retrieved from https://sainsmat.org/index.php/qems/article/view/2066. doi:10.35877/454RI.qems2066

Mojambo, G. A., Tulung, J. E., & Saerang, R. T. (2020). The Influence of Top Management Team (TMT) Characteristics Toward Indonesian Banks Financial Performance During the Digital Era (2014-2018). JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi)., 7(1).

Purba, R. B., Aulia, F., Tarigan, V. C. E., Pramono, A. J., & Umar, H. (2022). Detection of Corruption in Village Fund Management using Fraud Analysis. Calitatea, 23(190), 120-128.

Srirejeki, K. (2015). Tata Kelola Keuangan Desa. Jurnal akuntansi dan bisnis, 15(1), 33-37.

Suenaung, E. M. A. (2022). Evaluasi Pengelolaan Dana Desa di Kampung Mala Kecamatan Manganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Hukum), 6(1), 1-10.

Vousinas, G. L. (2019). Advancing theory of fraud: the S.C.O.R.E. model. Journal of Financial Crime, 26(1), 372-381. Retrieved from https://doi.org/10.1108/JFC-12-2017-0128. doi:10.1108/JFC-12-2017-0128

Wahyudi, S., Achmad, T., & Pamungkas, I. D. (2022). Prevention Village Fund Fraud in Indonesia: Moral Sensitivity as a Moderating Variable. Economies, 10(1), 26. Retrieved from https://www.mdpi.com/2227-7099/10/1/26.

Widyastuti, E., & Sari, D. N. (2023). Determinan Terjadinya Kecurangan (Fraud) pada Pengelolaan Dana Desa (Studi Pada Pemerintah Desa Kab. Semarang). Kompartemen: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 21(1), 34-48.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

DECODING VILLAGE FUND FRAUD: A FRAUD HEXAGON APPROACH TO UNDERSTANDING THE DYNAMICS IN SANGIHE REGENCY. (2026). JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis Dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi)., 13(2), 727-736. https://doi.org/10.35794/jmbi.v13i2.69133