Adaptasi Masyarakat terhadap Kondisi Lingkungan di Kawasan Permukiman Pesisir Pantai Malalayang Kota Manado

Authors

  • Juan A. C. Posumah
  • Pingkan P Egam
  • Octavianus H A Rogi

DOI:

https://doi.org/10.35793/matrasain.v22i1.63507

Abstract

Sektor pesisir dan kelautan di Kota Manado memiliki potensi yang cukup besar, yang berdampak pada pembangunan ekonomi, meningkatkan keterlibatan masyarakat, dan memastikan keberlanjutan ekosistem pesisir. Percepatan pembangunan mendorong masyarakat untuk membangun pemukiman di wilayah pesisir yang sudah ada sebelumnya seperti di kawasan pantai Malalayang. Kawasan permukiman pesisir ini, khususnya masyarakat nelayan, rentan terhadap bencana alam dan perubahan iklim, sehingga perlu dilakukan adaptasi terhadap kondisi lingkungan. Penelitian yang berjudul “Adaptasi Masyarakat terhadap Kondisi Lingkungan di Kawasan Permukiman Pesisir Pantai Malalayang, Kota Manado” ini berupaya untuk mengetahui strategi dan aktivitas adaptasi masyarakat pesisir. Studi ini menggambarkan kegiatan ekonomi dan sosial yang dilakukan oleh masyarakat pesisir Malalayang, yang meliputi kegiatan penangkapan ikan di pemukiman nelayan dan area komunal di sepanjang pantai. Bentuk adaptasi yang dilakukan meliputi kegiatan ekonomi, kegiatan sosial, dan penyediaan sarana dan prasarana, termasuk tambatan perahu, area transfer hasil laut, penyimpanan peralatan tangkap, dan tanggul pemecah ombak. Studi ini menyoroti keterkaitan antara aktivitas masyarakat, kondisi fisik lingkungan pasang surut, dan infrastruktur yang dibutuhkan di kawasan permukiman pesisir Pantai Malalayang, Kota Manado.

 

The coastal and marine sector of Manado City possesses considerable potential, impacting economic development, enhancing community engagement, and ensuring the sustainability of coastal ecosystems. Accelerated development prompts individuals to establish settlements in pre-existing coastal regions like the Malalayang beach area. This coastal residential region, especially the fishing community, is susceptible to natural disasters and climate change, necessitating adaptation to environmental conditions. The study entitled "Community Adaptation to Environmental Conditions in the Coastal Settlement Area of Malalayang Beach, Manado City" seeks to ascertain coastal communities' adaptation strategies and activities. The study delineates the economic and social activities conducted by the Malalayang coastal community, encompassing fishing in fishermen's quarters and communal areas along the coast. Forms of adaptation encompass economic activities, social activities, and the provision of facilities and infrastructure, including boat mooring, seafood transfer areas, fishing equipment storage, and rubble mound breakwater embankments. The study highlights the interrelated nature of community activities, physical conditions of the tidal environment, and necessary infrastructure in the coastal settlement area of Malalayang Beach, Manado City.

References

Adisasmita, R. (2006). Pembangunan Pedesaan dan Perkotaan (1st ed.). Graha Ilmu.

BAKOSURTANAL. (1990). Peta Rupa Bumi Indonesia Skala 1:50.000 Lembar Tanahberu Nomor 2110-14.

Carter, H. (1975). The study of urban geography (2nd ed.). Edward Arnold.

Chambers, R. (1989). Vulnerability, coping and policy (editorial introduction). IDS Bulletin, 37(4), 33–40. https://doi.org/10.1111/j.1759-5436.2006.tb00284.x

Chapin, F. S., & Brail, R. K. (1969). Human activity systems in the metropolitan united states. Environment and Behavior, 1(2), 107–130. https://doi.org/10.1177/001391656900100201

Doxiadis, C. A. (1968). Ekistics: An Introduction to the Science of Human Settlements. Oxford University Press.

Echols, J. M., & Shadily, H. (2003). Kamus inggris - indonesia. Gramedia Pustaka Utama.

Haryadi, & Setiawan, B. (2024). Arsitektur Lingkungan dan Perilaku : Pengantar ke Teori Metodologi dan Aplikasi (T. U. G. M. Press (ed.); 5th ed.). Gadjah Mada University Press.

Horton, P. B., & Hunt, C. L. (1984). SOSIOLOGI Jilid 1 (H. Sinaga, R. Aminuddin, & S. Tita (eds.); 6th ed.). Erlangga.

KBBI. (2016). Kamus. 2024. Pada KBBI Daring. Badan Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa. https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/adaptasi

Naskah Akademik Pengelolaan Wilayah Pesisir, 143 (2001).

Permana, A. Y., Susanti, I., & Wijaya, K. (2019). Kerentanan Bahaya Kebakaran di Kawasan Kampung Kota. Kasus: Kawasan Balubur Tamansari Kota Bandung. Jurnal Arsitektur ZONASI, 2(1), 32. https://doi.org/10.17509/jaz.v2i1.15208

Porteous, J. D. (1977). Environment & behavior : planning and everyday urban life. Addison Wesley.

Post, J. C., & Lundin, C. G. (1996). Guidlines For Intergrated Coastal Zone Management Library of Congress Cataloging-in-Publication Data. Adaptasi, Aktivitas, Masyarakat, Pesisir, Pantai

Environmentally Sustainable Development Studies and Monographs Series, 9.

Reduction, U. N. I. S. for D. (2009). 2009 UNISDR TERMINOLOGY ON DISASTER RISK REDUCTION. https://doi.org/10.1097/01.npr.0000580788.51732.59

Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Manado (2014).

Sadana, A. S. (2014). Perencanaan kawasan permukiman. Graha Ilmu.

Sahlins, M. D. (1968). Tribesman (1st ed.). Prentice-Hall.

Sastra, S., & Marlina, E. (2006). Perencanaan dan pengembangan perumahan : Sebuah konsep, pedoman, dan strategi perencanaan dan pengembangan perumahan (1st ed.). Andi.

Soekanto, S. (2010). SOSIOLOGI SUATU PENGANTAR (1st ed.). Rajawali Pers.

Soeparwoto. (2005). PSIKOLOGI PERKEMBANGAN. UPT MKK UNNES.

Tamin, O. Z. (2000). Perencanaan dan Pemodelan Transportasi (2nd ed.). Penerbit ITB.

Tauli-Corpuz, V., Baldo-Soriano, E., Magata, H., Golocan, C., Bugtong, M. v., Chavez, R. de, Enkiwe-Abayao, L., & Carino, J. (2009). Panduan tentang Perubahan Iklim dan Masyarakat Adat (R. de Chavez & V. Tauli-Corpuz (eds.); 2nd ed.).

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahaan Atas Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 Temtang Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil (2014).

Veitch, R., & Arkkelin, D. (1995). Environmental Psychology: An Interdisciplinary Perspective (1st ed.). Pearson.

Wijaya, K., & Wibowo, H. (2016). PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGELOLA LIMBAH INDUSTRI DI PERMUKIMAN PERKOTA Adaptasi, Aktivitas, Masyarakat, Pesisir, Pantai

AN (Studi Kasus: Kawasan Wisata Belanja Tekstil Cigondewah Kota Bandung). Q-Journal Tedc, 10(3), 152–157.

Wijayanti, S. (2000). Pola Setting Ruang Komunal Interaksi Sosial Mahasiswa (Studi Kasus: Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik UNDIP). In UPT-PUSTAK-UNDIP. Diponegoro.

Downloads

Published

2025-05-22

How to Cite

Posumah, J. A. C., Egam, P. P., & Rogi, O. H. A. (2025). Adaptasi Masyarakat terhadap Kondisi Lingkungan di Kawasan Permukiman Pesisir Pantai Malalayang Kota Manado. MEDIA MATRASAIN, 22(1), 1–15. https://doi.org/10.35793/matrasain.v22i1.63507