PENGARUH ENHANCED RECOVERY AFTER SURGERY (ERAS) DAN LATIHAN EKSTREMITAS ATAS TERHADAP PEMULIHAN FUNGSI BAHU PASCA MODIFIED RADICAL MASTECTOMY (MRM)
Abstract
Kanker payudara merupakan kanker yang paling sering dialami wanita dan sering ditangani dengan prosedur Modified Radical Mastectomy (MRM). Namun, prosedur ini berisiko menimbulkan disfungsi bahu, termasuk penurunan rentang gerak sendi dan kekuatan otot bahu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh protokol Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) yang dikombinasikan dengan latihan ekstremitas atas (Upper Limb Exercise/ULE) terhadap pemulihan rentang gerak sendi dan kekuatan otot bahu pada pasien pasca-MRM. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan dua kelompok intervensi (ERAS+ULE dan Non-ERAS). Penilaian dilakukan terhadap rentang gerak aktif dan pasif serta kekuatan otot bahu sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa kelompok dengan intervensi ERAS+ULE mengalami peningkatan yang signifikan dalam rentang gerak (fleksi, ekstensi, abduksi, adduksi, rotasi internal dan eksternal) serta kekuatan otot bahu dibandingkan kelompok Non-ERAS. Kesimpulan: Kombinasi ERAS dan ULE efektif dalam mempercepat pemulihan fungsi bahu pasca operasi MRM dan dapat direkomendasikan sebagai protokol rehabilitasi standar pasca mastektomi.