Aktivitas Inhibitor α-Glukosidase Ekstrak Kulit Batang Matoa (Pometia pinnata. Spp.) sebagai Agen Antihiperglikemik

Authors

  • San Paris Mataputun
  • Johnly A. Rorong
  • Julius Pontoh

DOI:

https://doi.org/10.35799/jm.2.2.2013.3030

Abstract

Telah dilakukan kajian aktivitas inhibitor α-glukosidase terhadap ekstrak kulit batang matoa (Pometia pinnata. Spp.). Secara umum penelitian ini dapat digambarkan sebagai suatu sistem reaksi enzim-subsrat dan enzim-inhibitor-substrat. Enzim dalam reaksi ini adalah isolat kasar α-glukosidase yang diisolasi dari usus halus tikus wistar (Rattus novergicus L.), substrat adalah sukrosa, sedangkan sumber inhibitor adalah ekstrak kulit batang matoa yang diekstraksi dengan pelarut etanol. Parameter penghambatan enzim adalah perbandingan konsentrasi gula pereduksi pada perlakuan tanpa ekstrak dan perlakuan dengan ekstrak. Kadar gula pereduksi ditentukan dengan metode penentuan gula pereduksi Lane-Eynon. Hasil analisis memberikan persentase inhibisi ekstrak pada konsentrasi 5; 12,5; 25 dan 50 ppm berturut-turut adalah 19,56; 24,79; dan 100 %. Analisis fitokimia dilakukan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder yang diduga berperan sebagai inhibitor α-glukosidase. Hasil analisis fitokimia menunjukan bahwa ekstrak etanol kulit batang matoa mengandung senyawa flavonoid, tanin, triterpena dan saponin.

A studies has been done on the activity of α - glucosidase inhibitory from ectract of the matoa (Pometia pinnata Spp.) stem bark. Generally, this research can be described as a system of reaction of enzyme-substrat-inhibitor and enzyme - substrate. Enzymes in this reaction is a crude α-glucosidase extracted from wistar rat small intestine (Rattus novergicus L.) with the substrate of sucrose , while the inhibitor source is from a stem bark of matoa tree that extracted by ethanol.  The inhibition parameter is the ratio beetwen  the concentration of the reducing sugar without extract and with extract. The reducing sugar levels determined by the method of determination of reducing sugar Lane - Eynon. Results show that the percentages of inhibition by extract at concentrations of 5 ; 12.5 , 25 and 50 ppm , are respectively, 19.56 ; 24.79 , and 100 %. The phytochemical analysis of the extract was conducted to determine the content of secondary metabolites being thought to act as an inhibitor of α - glucosidase. The phytochemical analysis results showed that the ethanol extract of the stem bark of matoa contains flavonoids, tannins, triterpenes and saponins.

Downloads

Issue

Section

Articles