Pemanfaatan Tumbuhan dalam Ritual Balenggang Oleh Suku Dayak Bakati Desa Kalon Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang (The Use of Plants in the Balenggang Ritual by the Dayak Bakati Tribe of Kalon Village, District as Wide as Bengkayang Regency)

Authors

  • Rafdinal Rafdinal Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura
  • Ester Yulinda Universitas Tanjungpura
  • Elvi Rusmiyanto Pancaning Wardoyo

DOI:

https://doi.org/10.35799/jm.v12i2.48778

Abstract

Suku Dayak Bakati merupakan sub suku yang tersebar di wilayah Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang hingga di Lundu Serawak. Masyarakat Suku Dayak Bakati masih memiliki kepercayaan yang kuat terhadap nenek moyang dalam memberikan perlindungan hingga penyembuhan penyakit yang melalui ritual adat yang dilakukan secara turun temurun. Ritual Balenggang merupakan jenis pengobatan yang biasa dilakukan oleh masyarakat Dayak Bakati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan bagian tumbuhan yang dimanfaatkan dalam ritual Balenggang. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalon, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang dari bulan Juni hingga september 2022. Metode penelitian yang digunakan observasi secara tidak langsung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan responden berjumlah 10 orang. Penentuan responden dengan teknik snowball sampling. Hasil penelitian ini diperoleh 25 jenis tumbuhan dari 18 famili. Famili yang paling banyak yaitu Poaceae (4 jenis) dan Arecaceae (3 jenis). Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah daun (44%) yang dimanfaatkan secara langsung (tidak diolah). Nilai RKI (Rasio Kesepakatan Informan) tertinggi (0,800) dengan kategori pemanfaatan tumbuhan sebagai pemulihan.

The Dayak Bakati tribe is a sub-tribe spread across Sambas Regency, Bengkayang Regency until Lundu Sarawak. The people of Dayak Bakati still have a strong belief in their ancestors who are believed to be able to provide protection to cure diseases suffered by the community through traditional rituals that have been been carried out for generations. The Balenggang ritual is a type of treatment commonly carried out by the Dayak Bakati community. This study aims to determine the types and parts of plants used in the Balenggang ritual. This research was conducted in Kalon Village, Seluas District, Bengkayang Regency, from June to September 2022. The research method used is indirectly with the data collection techniqueused was an interview with 10 respondents determind by snowball sampling technique. The results of this study obtained 25 plant species from 18 families, in which the most numerous families were Poaceae (4 species) and Araceae (3 species). The most widely used parts of the plant is the leaves (44%) which are used directly (unprocessed. The highest RKI (Informant Agreement Ratio) value (0.800) is in the category of using plants as recovery)

Kata kunci: Balenggang, Desa Kalon, Etnobotani, Suku Dayak Bakati

Author Biography

Rafdinal Rafdinal, Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura

Dosen Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura

Downloads

Published

01-07-2023

Issue

Section

Articles