Efek Paparan Musik Bambu dan K-Pop terhadap Konsentrasi Klorofil dan Karotenoid Tanaman Gedi Merah (Abelmoschus manihot L.)

Authors

  • Patrycia Saskia Laurita Supit Universitas Sam Ratulangi
  • Song Ai Nio Universitas Sam Ratulangi
  • Stella Deiby Umboh Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35799/jm.v13i1.50044

Abstract

Gedi merah (Abelmoschus manihot L.) merupakan tumbuhan tropis dari famili Malvaceae yang mempunyai aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antidiabetes dan kaya akan nutrisi, seperti protein, vitamin (A, B1, B2, B3, C), dan mineral. Pemanfaatan gedi merah terus meningkat, tetapi belum diikuti dengan informasi mengenai budidaya yang tepat. Teknologi sonic bloom dengan menggunakan musik sebagai jenis suara merupakan salah satu inovasi dalam budidaya tanaman gedi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi klorofil dan karotenoid daun gedi merah sebagai respon terhadap paparan musik bambu dan k-pop. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan, yaitu kontrol, musik bambu, dan musik k-pop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan musik bambu dan k-pop selama 7 hari menurunkan konsentrasi karotenoid masing-masing sebesar 35,80% dan 36,83%. Konsentrasi klorofil b juga menurun 36,74% akibat paparan musik bambu selama 7 hari, tetapi paparan musik k-pop tidak menyebabkan perbedaan konsentrasi klorofil yang signifikan.

Downloads

Published

11-08-2023

Issue

Section

Articles