Respons Pertumbuhan Tanaman Selada Hijau (Lactuca sativa var. Caipira) dan Selada Merah (Lactuca sativa var. Crispa) Terhadap Tingkat Naungan Berbeda Dengan Sistem Hidroponik

Authors

  • Meysiana Lindo Jurusan Biologi, Universitas Sam Ratulangi Manado, Indonesia
  • Song Ai Nio Jurusan Biologi, Universitas Sam Ratulangi Manado, Indonesia
  • Feky Recky Mantiri Jurusan Biologi, Universitas Sam Ratulangi Manado, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35799/jm.v15i1.62631

Abstract

Tanaman selada (Lactuca sativa L.) yang merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki prospek dan nilai komersial yang cukup baik membutuhkan intensitas cahaya yang optimal karena paparan berlebihan dapat menghambat perkembangan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ada tidaknya perbedaaan pertumbuhan selada  hijau (Lactuca sativa var. Caipira) dan selada merah (Lactuca sativa var. Crispa) terhadap tingkat naungan 50% dan 70% dengan sistem hidroponik deep flow technique (DFT) berdasarkan jumlah daun, diameter tanaman, dan luas daun. Desain penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor (varietas dan naungan), 3 kali sampling, dan 5 ulangan, dengan total 60 tanaman. Parameter yang diamati meliputi jumlah daun dan diameter tanaman pada 7, 14, 21, 28, 35, dan 42 Hari Setelah Tanam (HST), dan luas daun pada 14, 28, dan 42 Hari Setelah Tanam (HST). Data dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) dan jika terdapat perbedaan yang nyata antar perlakuan, dilakukan uji lanjut dengan Bukti Nyata Terkecil (BNT) 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah  daun, luas daun tanaman  naungan 50% lebih besar daripada naungan 70%. Varietas selada hijau menunjukkan jumlah daun, luas daun tanaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan selada merah, sedangkan verietas selada merah memiliki diameter tanaman lebih besar daripada selada hijau dalam sistem hidroponik DFT.

Lettuce (Lactuca sativa L.), one of the horticultural commodities with promising commercial potential, requires optimal light intensity, as excessive exposure can inhibit plant development. This study aimed to evaluate the growth differences between green lettuce (Lactuca sativa var. Caipira) and red lettuce (Lactuca sativa var. Crispa) under 50% and 70% shading levels using the hydroponic Deep Flow Technique (DFT) system, based on leaf number, plant diameter, and leaf area. The experimental design used a factorial completely randomized design (CRD) with two factors (variety and shading), three sampling times, and five replications, totaling 60 plants. Observed parameters included leaf number and plant diameter at 7, 14, 21, 28, 35, and 42 Days After Planting (DAP), and leaf area at 14, 28, and 42 DAP. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA), and if significant differences were found, further analysis was conducted using the Least Significant Difference (LSD) test at the 5% level. The results showed that plants under 50% shading had greater leaf number and leaf area than those under 70% shading. The green lettuce variety exhibited higher leaf number and leaf area compared to the red lettuce, while the red lettuce had a larger plant diameter than the green lettuce in the DFT hydroponic system.

Downloads

Published

29-08-2025

Issue

Section

Articles