Seagrass, Talaud, Lobbo Identifikasi Jenis Lamun (Seagrass) dan Faktor Lingkungan di Pesisir Desa Lobbo
DOI:
https://doi.org/10.35799/jm.v15i2.66812Abstract
Desa Lobbo Kecamatan Beo Utara, Kabupaten Kepulauan Talaud merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi ekosistem pesisir yang belum banyak terdokumentasi, khususnya ekosistem lamun. Ekosistem lamun memberikan kontribusi yang besar secara ekologis di pesisir, selain sebagai habitat biota dapat juga berperan dalam menjaga kestabilan substrat dan arus perairan. Lamun sebagai satu-satunya tumbuhan berbunga yang tumbuh di laut, menjadi salah satu produsen yang berperan dalam rantai makanan sehingga keberadaannya perlu mendapat perhatian. Pesisir sebagai salah satu lokasi yang erat dengan berbagai aktivitas manusia, terutama nelayan dalam mencari ikan atau sebagai tempat tambatan perahu, jalur transportasi laut, tentunya ikut mempengaruhi keberadaan dari lamun itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis lamun dengan menggunakan metode line transek dengan Teknik jelajah pada area yang telah ditentukan tempat tumbuhnya lamun yaitu dibelakang pemukiman penduduk yang menjadi tempat tambatan perahu nelayan dan sarana transportasi air yang berada di bagian tengah desa Lobbo. Pengambilan data dan pengukuran faktor fisik kimia lingkungan dilakukan bersamaan dengan pengambilan data jenis lamun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 2 jenis lamun dari 1 famili Cymodoceaceae yaitu Halodule uninervis dan Halodule pinifolia yang tersebar secara berkelompok pada area tertentu. Hasil pengukuran Suhu, Salinitas, pH dan kecepatan arus mendukung keberadaan lamun
Lobbo Village, North Beo District, Talaud Islands Regency is one of the areas that has potential coastal ecosystems that have not been widely documented, especially seagrass ecosystems. Seagrass ecosystems make a significant ecological contribution to the coastline. In addition to providing a habitat for biota, they also play a role in maintaining substrate stability and water currents. Seagrass, as the only flowering plant that grows in the sea, is one of the producers that plays a role in the food chain, so its existence needs attention. The coast, as a location closely related to various human activities, especially fishermen in search of fish or as a place to moor boats and a sea transportation route, certainly affects the existence of seagrass itself. This study aims to identify seagrass species using a Line transec method with explore in a predetermined area where seagrass grows, namely behind residential areas that serve as mooring places for fishermen's boats and water transportation facilities. Data collection and measurement of physical and chemical environmental factors were carried out simultaneously with the collection of seagrass species data. The results of the study show that there are two types of seagrass from the Cymodoceaceae family, namely Halodule uninervis and Halodule pinifolia, which are scattered in groups in certain areas. The results of measurements of temperature, salinity, pH and current velocity support the existence of seagrass
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pience Veralyn Maabuat, Beivy Jonathan Kolondam, Marnix Langoy, verna albert suoth, Regina Rosita Butarbutar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


