PENGARUH BONUS DEMOGRAFI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA

Authors

  • Nova Saumana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Magister Ilmu Ekonomi Universitas Sam Ratulangi
  • Debby Ch. Rotinsulu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Magister Ilmu Ekonomi Universitas Sam Ratulangi
  • Tri Oldy Rotinsulu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Magister Ilmu Ekonomi Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35794/jpekd.32840.21.4.2020

Abstract

ABSTRAK

 Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Bonus Demografi ,Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan kerja terhadapa pertumbuhan ekonomi di kabupaten minahasa tenggara.

Bonus demografi berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi karena punduduk berusia produktif memperoleh pendapatan sehingga secara keseluruhan memberikan kontribusi tehadap produk domestic bruto. IPM merupakan suatu kondisi dimana setiap penduduk mampu mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, dan pendidikan, sehingga berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Menurut BPS (2010), Angkatan Kerja adalah penduduk usia kerja yang bekerja atau sedang mencari pekerjaan, ketika memperoleh pekerjaan dan memperoleh pendapatan akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan data sekunder atau data rutut waktu dikumpulakan dari dinas terkait. Sedangkan analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda.

Model ini menguji Bonus demografi, Indeks pembangunan manusia (IPM), dan angkatan kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Minahasa Tenggara. Model ini menunjukan bahwa  Bonus demografi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Minahasa Tenggara. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Angkatan kerja secara signifikan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Selanjutnya secara bersama-sama / simultan Bonus demografi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Angkatan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Minahasa Tenggara.

 

Kata Kunci: Bonus Demografi, IPM, Angkatan Kerja, dan Pertumbuhan Ekonomi.

 

ABSTRACT

The purpose of this study was to determine the effect of the Demographic Bonus (difference between productive and non-productive ages), Human Development Index (IPM), and the Labor Force on the level of economic growth in Southeast Minahasa. The research was conducted in Southeast Minahasa Regency and the type of data used was quantitative data sourced from secondary data. This type of research uses descriptive analysis method with multiple regression models, where theoretically this form analyzes the dependent variable (Economic Growth) which tends to have a linear relationship with each of the independent variables (Demographic Bonus, HDI and Labor Force). The results showed that the Demographic Bonus (BD) had a significant effect on economic growth in Southeast Minahasa Regency, and the Labor Force (AK) had no significant effect. whereas HDI has a negative and significant effect and together the Demographic Bonus, Human Development Index and the Labor Force have a significant effect on Economic Growth.

 

Keywords: Demographic Bonus, HDI, Labor Force, and Economic Growth.

Downloads

Published

2021-02-24

How to Cite

Saumana, N., Rotinsulu, D. C., & Rotinsulu, T. O. (2021). PENGARUH BONUS DEMOGRAFI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA. JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH, 21(4), 95–109. https://doi.org/10.35794/jpekd.32840.21.4.2020

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 > >>