Analisis Pengaruh Indeks Harga Properti Residensial (IHPR), Suku Bunga KPR, Kebijakan Loan to Value terhadap Backlog Rumah di Indonesia tahun 2014:Q1 - 2022:Q4
DOI:
https://doi.org/10.35794/jpekd.54159.25.3.2024Abstract
Perkembangan suatu wilayah adalah suatu proses yang seiring dengan berjalannya waktu akan terus terjadi. Salah satu perkembangan yang tidak dapat terhindarkan adalah pertumbuhan penduduk. Jumlah penduduk yang terus meningkat ini dibarengi dengan jumlah pertumbuhan rumah tangga yang ikut meningkat pula. Rumah adalah kebutuhan pokok bagi setiap orang dan terlebih khusus untuk rumah tangga. Karena semakin banyaknya kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi, pembelian rumah secara tunai semakin sulit dilakukan. Peran perbankan dibutuhkan sebagai lembaga yang menjembatani antara masyarakat yang membutuhkan dana dengan masyarakat yang berkelebihan dana. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh Indeks Harga Perumahan Residensial, Suku Bunga KPR, Kebijakan LTV terhadap Backlog Rumah melalui Penyaluran KPR di Indonesia tahun 2014:Q1 – 2022:Q4. Alat atau metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Path Analysis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa IHPR kecil dan menengah memiliki pengaruh negatif secara langsung terhadap backlog dan pengaruh negatif signifikan secara tidak langsung melalui Penyaluran KPR, IHPR besar memiliki pengaruh positif terhadap Backlog dan negatif secara tidak langsung melalui penyaluran KPR, suku bunga KPR berpengaruh negatif terhadap backlog dan secara tidak langsung melalui penyaluran KPR, kebijakan LTV berpengaruh negatif terhadap backlog dan secara tidak langsung melalui penyaluran KPR, Penyaluran KPR memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Backlog Rumah di Indonesia.
Kata Kunci : Backlog Rumah, Indeks Harga Properti Residensial, Kredit Pemilikan Rumah, Suku Bunga Kredit, Kebijakan Loan to Value
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Joshua Berly Rombe, Tri Oldy Rotinsulu, Mauna TH. B. Maramis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.