Dinamika NPL, Kebijakan Moneter, Dan Perhatian Digital Pariwisata Indonesia Era Pandemi
DOI:
https://doi.org/10.35794/jpekd.65732.26.1.2025Abstrak
Penelitian ini mengkaji dinamika rasio kredit bermasalah (NPL) Indonesia dalam menghadapi perubahan kondisi makro dan ketidakpastian pada era pandemi, serta menilai apakah respons sektor riil dan jejak perhatian digital dapat memperkaya pembacaan transmisi guncangan. Data bulanan digunakan untuk periode Januari 2017 hingga Juni 2025. Hubungan jangka panjang rasio NPL dengan suku bunga kebijakan, inflasi, dan indeks harga komoditas diestimasi menggunakan ARDL-ECM dengan kontrol musiman dan dummy pandemi. Hasil menunjukkan adanya hubungan level yang kuat dan mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang; dalam jangka panjang, suku bunga kebijakan dan indeks harga komoditas berkorelasi negatif dengan rasio NPL, sedangkan inflasi berkorelasi positif. Untuk memperkuat konteks transmisi, perubahan tahunan tingkat hunian hotel diestimasi dengan regresi Newey-West dan memasukkan perubahan indeks harga komoditas, perubahan suku bunga, perubahan rasio NPL, perubahan tahunan indeks perhatian Google Trends, serta dummy pandemi. Indeks perhatian digital dan indeks harga komoditas berasosiasi signifikan dengan dinamika sektor riil, sementara pengaruh perubahan rasio NPL dan suku bunga tidak terlihat kuat pada spesifikasi ini. Temuan ini penting bagi manajemen risiko, investor, dan perumus kebijakan untuk memperkaya sistem pemantauan risiko kredit dengan membaca sinyal makro, sektor riil, dan informasi digital secara terpadu.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Zefanya Baroleh, Sophia Tulenan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.