Dinamika GDP Global, US Dollar Index, Foreign Direct Investment and Trade in Asean: Pendekatan Vector Error Correction Model (VECM)
DOI:
https://doi.org/10.35794/jpekd.65780.26.1.2025Abstrak
Globalisasi ekonomi meningkatkan keterkaitan antarnegara melalui perdagangan internasional, arus investasi asing langsung, dan integrasi pasar keuangan global. Kawasan ASEAN sebagai kawasan ekonomi terbuka sangat dipengaruhi oleh dinamika ekonomi global dan variabel eksternal utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan jangka panjang dan dinamika jangka pendek antara pertumbuhan ekonomi global, US Dollar Index, Foreign Direct Investment (FDI), dan perdagangan di kawasan ASEAN. Penelitian menggunakan data tahunan periode 2000–2023 dengan pendekatan Vector Error Correction Model (VECM).
Hasil uji kointegrasi Johansen menunjukkan adanya hubungan keseimbangan jangka panjang antarvariabel. Dalam jangka panjang, perdagangan ASEAN berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan GDP global, sedangkan FDI dan US Dollar Index berpengaruh negatif signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa perdagangan merupakan kanal utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi, sementara tekanan moneter eksternal dan ketergantungan pada investasi asing dapat berdampak negatif terhadap stabilitas ekonomi. Dalam jangka pendek, hanya perdagangan yang menunjukkan mekanisme penyesuaian signifikan terhadap ketidakseimbangan jangka panjang. Analisis impulse response dan variance decomposition menegaskan peran sentral perdagangan dalam mentransmisikan guncangan global serta sensitivitas GDP terhadap pergerakan US Dollar Index.
Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan perdagangan regional untuk meningkatkan ketahanan dan pertumbuhan ekonomi ASEAN di tengah volatilitas global.
Kata kunci: GDP Global, US Dollar Index, FDI in ASEAN, Trade in ASEAN, VECM.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Greydi Normala Sari, Angela Nirmala Maria Lumi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.