ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE EOQ PADA HOTEL WISE TOMOHON
DOI:
https://doi.org/10.35793/jvap2y03Keywords:
Hotel, Raw Materials, Eqonomoic Order QuantityAbstract
The management of raw material inventory is a crucial aspect of the hospitality industry to ensure smooth operations and customer satisfaction. Ineffective inventory management can lead to overstock, increasing storage costs and the risk of raw materials expiring. Conversely, understock may result in raw material shortages, disrupting services.
This study aims to analyze the efficiency level of raw material inventory control in the company using the Economic Order Quantity (EOQ) method compared to the method applied by Hotel Wise Tomohon.
Based on the research findings, it was revealed that using the company's current method, the order quantity for raw materials is 60 kg per order with a frequency of 12 times per year, resulting in a total inventory cost of IDR 177.960. By applying the Economic Order Quantity (EOQ) method, the order quantity increases to 54 kg per order with a frequency of only 9 times per year, and the total inventory cost reduces to IDR 1.593.378. Through the implementation of the EOQ method, the company can save IDR 542.022, equivalent to a 34% efficiency improvement.
Keywords: Hotel, Raw Materials, Eqonomoic Order Quantity
Pengelolaan persediaan bahan baku merupakan aspek krusial dalam industri perhotelan untuk memastikan kelancaran operasional dan kepuasan pelanggan. Manajemen persediaan yang tidak efektif dapat menyebabkan overstock, yang meningkatkan biaya penyimpanan dan risiko bahan baku kadaluarsa. Sebaliknya, understock dapat mengakibatkan kekurangan bahan baku, mengganggu pelayanan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi pengendalian persediaan bahan baku di perusahaan dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dibandingkan dengan metode yang diterapkan oleh Hotel Wise Tomohon.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dengan menggunakan metode perusahaan, kuantitas pemesanan bahan baku adalah 60 kg per pesanan dengan frekuensi 12 kali per tahun, menghasilkan total inventory cost sebesar Rp.177.950. Menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), kuantitas pemesanan mencapai 54 kg per pesanan dengan frekuensi hanya 9 kali per tahun, dan total inventory cost sebesar Rp. 1.593.378. Dengan penerapan metode EOQ, perusahaan dapat menghemat biaya sebesar Rp. 542.022, setara dengan efisiensi 34%.
Kata kunci: Hotel, Bahan Baku, Economic Order Quantity
References
Handayani, R., & Afrianandra, C. (2022). Analisis pengendalian persediaan bahan baku dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam menetapkan Periodic Order Quantity (POQ) (Studi kasus pada pabrik tempe soybean). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi, 7(2), 308–323.
Handayani, S. F. (2019). Implementasi metode Economic Order Quantity (EOQ) pada persediaan bahan baku sabun UD. Lautan Kimia Medan. Jurnal Pelita Informatika, 7(4), 501–506.
Heizer, R. (2015). Analisis persediaan. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Hilman, M., & Ningrat, K. N. (2021). Perencanaan persediaan bahan baku pakan ayam pada perusahaan Mekar Bakti Layer dengan metode Economic Order Quantity di Kabupaten Ciamis. Jurnal Industrial Galuh, 3(2), 54–61.
Irama, O. N., & Dahlena, M. (2021). Analisis pengendalian persediaan kelapa sawit dengan metode Economic Order Quantity (Studi kasus pada PTPN IV Unit Usaha Adolina). Jurnal Akuntansi Audit dan Perpajakan Indonesia (JAAPI), 2(1), 166–177.
Ismawati, K. (2020). Classic problems: Pengendalian persediaan. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan, 8(2), 12–20.
Naibaho, S. P., Sibuea, S. R., & Harahap, B. (2024). Penerapan Metode Economic Production Quantity (EPQ) untuk Menghitung Tingkat Pengendalian Produksi Optimal Coffee Beans. Blend Sains Jurnal Teknik, 2(4), 360-370.
Ningrat K.N., & Gunawan S. (2023) "Pengendalian persediaan bahan baku untuk meningkatkan efisiensi biaya persediaan dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) di UMKM Kerupuk Nusa Sari Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis," Jurnal Industrial Galuh, 5(1), 18–28.
Oktavia, C. W., & Natalia, C. (2021). Analisis pengaruh pendekatan Economic Order Quantity terhadap penghematan biaya persediaan. Jurnal Penelitian dan Aplikasi Sistem & Teknik Industri (PASTI), XV(1), 103–117.
Pradana, V. A., & Jakaria, R. B. (2020). Pengendalian persediaan bahan baku gula menggunakan metode EOQ dan Just In Time. Bina Teknika, 16(1), 43.
Putra, R. R., & Vikaliana, R. (2022). Pengaruh defect dan lead time pada lini distribusi di PT Lasindo Jaya Bersama. Abiwara: Jurnal Vokasi Administrasi Bisnis. 3(2), 116-124
Siboro, F. R., & Nasution, R. H. (2020). Analisis pengendalian persediaan bahan baku dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan metode Min-Max. JITEKH, 8(1), 34–40.
Sulaiman, F., & Nanda, N. (2015). Pengendalian persediaan bahan baku dengan menggunakan metode EOQ pada UD. Adi Mabel. Teknovasi, 2(1), 1–11.
Stephany, W., Albadry, A. S., Sofa, A., & Tarjo. (2021). Analisis pengendalian persediaan barang dagang dalam menunjang kelancaran transaksi jual beli. Jurnal Ekopendia, 06(1), 171–193.
Wijayanti, P., & Sunrowiyati, S. (2019). Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku guna Memperlancar Proses Produksi dalam Memenuhi Permintaan Konsumen pada UD Aura Kompos. Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN), 4(2), 179–190
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Glenn Rauan, Tritiya A. R. Arungpadang, Johan S. C. Neyland, Tertius V. Y. Ulaan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

