Adaptasi Sosial Sopir Bentor Masa Pandemi Covid 19 Di Desa Mala Kecamatan Melonguane Kabupaten Talaud

Authors

  • Reyzal G Magenda Program Studi Sosiologi Unsrat
  • Benedicta J Mokalu Program Studi Sosiologi Unsrat
  • Shirley Y.V.I Goni Program Studi Sosiologi Unsrat

Abstract

Bentor di Talaud menjadi moda transportasi utama warga Kabupaten Kepulauan Talaud sejak tahun 2013. Pada awalnya diperkenalkan oleh para pendatang dari Jawa. Manfaat bentor sangat efektif sebagai moda angkutan dan semakin di minati warga Talaud. Hal ini sejalan dengan peningkatan kebutuhan masyarakat dibidang jasa transportasi. Saat ini bentor hampir semuanya dibuat di Talaud yaitu di bengkel-bengkel sekitar Melonguane. Jumlah bentor di Talaud belum ada data resmi dari pemeritah daerah, namun di perkirakan sudah ratusan unit bentor yang ada di Talaud. Pada awal tahun 2020 dunia tengah dilanda wabah virus Corona atau Covid-19. Virus ini bagai teror besar bagi seluruh umat manusia, mulai dari negara maju hingga negara berkembang telah terjangkit virus yang kini telah ditetapkan oleh WHO sebagai pandemic sehingga berdampak juga pada penurunan pegerakan moda transportasi khususnya bentor yang ada di Talaud. Pandemi Covid -19 memaksa Pebentor melakukan adaptasi sosial dengan perubahan yang yang terjadi. Pertama, memaknai pekerjaan sekarang sebagai profesi karena pada ujungnya bisa dapatkan langsung uang tunai. Kedua, pelayanan harus maksimal dalam arti memuaskan pelanggan dengan menjamin rasa aman dan selamat sampai tujaun Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif dan tujuan Penelitian, yakni; menjelaskan Covid 19 membatasi mobilitas sosial masyarakat, menjelaskan adaptasi masyarakat masa pandemi Covid 19, menjelaskan adaptasi Sopir Bentor masa pandemi Covid 19. Hasil penelitian menunjukkan pandemi Covid -19 memaksa Pebentor melakukan adaptasi sosial dengan perubahan yang yang terjadi dalam menggunakan uang dengan terencana dan menentukan skala prioritas karena pendapatan berkurang sangat signifikan. Sebelum Covid 19 pendapatan di atas Rp.200.000, (dua ratus ribu rupiah), setelah pandemi Covid-19 pendapatan sekitar Rp.100.000 (seratus ribu rupiah).



Kata Kunci: Adaptasi, Pandemi Covid 19, Sopir Bentor

Downloads

Published

2023-03-27