Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Perilaku Lanjut Usia (LANSIA) dalam Pengendalian Hipertensi di Desa Lihunu Kabupaten Minahasa Utara
DOI:
https://doi.org/10.35790/arqafa12Abstract
Seseorang dengan usia lebih dari 60 tahun disebut lansia. Lansia sangat rentan mengalami penyakit degeneratif yang salah satunya adalah hipertensi. Lansia harus menerapkan perilaku pengendalian terhadap penyakit ini, dalam pengendaliannya dukungan dari keluarga sangat berpengaruh secara menyeluruh hingga tatalaksananya. Tujuannya penelitian ini yakni guna tahu mengenai hubungan antar dukungan keluarga terhadap prilaku lansia dalam pengendalian hipertensi. Waktu pelaksanaan penelitian ini adalah April sampai Juli 2023. Metode kuantitatif analitik digunakan sebagai metode penelitiannya menggunakan desain Cross Sectional Study. Instrumennya menggunakan kuesioner dan datanya diolah menggunakan uji spearman rank pada SPSS. Hasil Penelitian melalui uji spearman rank untuk dukungan keluarga terhadap perilaku lansia didalam pengendalian hipertensi diperoleh angka signifikansi (p) = 0.000 serta nilai koefisien (r) = 0,927 dan memiliki makna bahwasannya terdapat hubungan sangat erat antar dukungan keluarga terhadap perilaku lansia didalam pengendalian hipertensi. Saran bagi keluarga diharapkan agar selalu memberikan dukungan penuh terhadap lansia yang menderita hipertensi sehingga lansia terus semangat dalam melakukan upaya pengendalian hipertensi karena tidak merasa sendiri dan merasa dicintai serta dihargai oleh keluarga.