Hubungan Antara Beban Kerja dengan Stres Kerja Pada Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bitung

Authors

  • Chintya Junifer Maria Polii Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi
  • Ricky C. Sondakh
  • Jeini E. Nelwan

DOI:

https://doi.org/10.35790/ntx0qp18

Abstract

Kondisi tegang dan dapat menimbulkan ketidakseimbangan dari kondisi fisik dan psikis yang disebut dengan stres kerja menjadi masalah utama yang berhubungan dengan pekerjaan. Pemicu yang ada dalam lingkup organisasi kerja kerja seperti beban kerja dapat memicu timbulnya stres pada seseorang yang berdampak pada kinerja kerja. Mengetahui hubungan antara beban kerja mental dengan stres kerja pada perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bitung menjadi tujuan utama penelitian ini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2022 - Juli 2023 di RSUD Kota Bitung pada 127 responden. Analisis yang dilakukan mendapatkan hasil bahwa sebanyak 84,3% perawat memiliki beban kerja mental berlebih dan 48,8% perawat memiliki stres kerja yang dikategorikan cukup. Terdapat hubungan antara beban kerja dan stres kerja pada perawat di RSUD Kota Bitung dengan nilai p sebesar 0,012<0,05. Pelaksanaan evaluasi beban kerja mental perawat secara berkala perlu dilakukan dan setiap perawat harus selalu mengantisipasi stres kerja dengan melakukan penyiapan daya fisik dan mental yang baik demi kenyamanan bekerja.

Kata Kunci:  Beban Kerja, Stres Kerja, Perawat

Downloads

Published

2024-06-30