Hubungan Antara Motivasi Kerja Perawat dengan Kualitas Jasa Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Talaud
DOI:
https://doi.org/10.35790/qhthgc15Abstract
Kualitas jasa pelayanan dilihat dari sisi keperawatan terdiri dari jumlah dan kemampuan tenaga professional, motivasi kerja, dana, sarana dan prasarana dan diperlukan pemimpin untuk manajemen. Peran motivasi kerja salah satu faktor sangat penting dan dibutuhkan karena motivasi kerja yang tinggi akan meningkatkan semangat dan komitmen dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pasien. Perawat yang termotivasi juga cenderung lebih produktif dan efektif dalam melakukan tugasnya, sehingga dapat meminimalisir kesalahan dalam pemberian pelayanan kesehatan. Hal ini dapat berdampak positif pada peningkatan kualitas jasa layanan kesehatan di Rumah Sakit, sebaliknya motivasi kerja yang rendah dapat memengaruhi kinerja perawat dan mempengaruhi kualitas jasa pelayanan kesehatan Rumah Sakit yang diberikan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan rancangan cross sectional (studi potong lintang). Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Talaud selama bulan Januari – Juli 2023. Penelitian ini mengambil total populasi perawat pelaksana yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah Talaud. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu perawat pelaksana berjumlah 55 perawat yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen penelitian yaitu kuesioner motivasi kerja perawat dan kualitas pelayanan yaitu dengan menggunakan model Service Quality dengan 5 dimensi. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada uji statistik Continutiy Correction antara variabel motivasi kerja perawat dengan kualitas jasa pelayanan didapatkan nilai p=0,046 sehingga p<α = 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan kualitas jasa pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Talaud. Saran yang dapat diberikan kepada rumah sakit yaitu lebih memperhatikan terkait insentif, promosi, reward, dan pengembangan potensi tiap perawat yang ada sehingga perawat lebih termotivasi dalam bekerja.
Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Motivasi Kerja, Perawat