Hubungan Antara Aktivitas Fisik dengan Status Gizi pada Peserta Didik di SMA Negeri 1 Wori Minahasa Utara
DOI:
https://doi.org/10.35790/kesmas.v14i4.61247Abstract
Kondisi Kondisi kesehatan tubuh yang dipengaruhi oleh pola makan dan aktivitas fisik dikenal sebagai status gizi. Memiliki status gizi yang baik sangatlah penting untuk mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kapasitas kerja, serta kesehatan secara keseluruhan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara aktivitas fisik dan status gizi pada peserta didik SMA Negeri 1 Wori, Minahasa Utara. Metode Jenis penelitian yang dilakukan adalah dengan desain cross-sectional, menggunakan metodologi kuantitatif dan pendekatan observasional analitik. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Wori dari bulan September 2024 hingga Maret 2025. Populasi penelitian mencakup peserta didik kelas 10 dan 11 sebanyak 259 orang, sedangkan sampel yang diambil terdiri dari 55 peserta didik yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dipilih melalui metode sistematik random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) serta alat pengukuran tinggi badan dan berat badan. Untuk menguji hubungan antar variabel secara statistik, digunakan uji Fisher’s Exact Test Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden, yaitu 45 orang, aktif dalam berolahraga, dan 48 orang memiliki status gizi tidak obesitas. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dan status gizi pada peserta didik SMA Negeri 1 Wori, Minahasa Utara, dengan nilai p = 0,104.

