Hubungan antara Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur pada Peserta Didik di SMA Negeri 2 Manado
DOI:
https://doi.org/10.35790/kesmas.v14i2.62754Abstract
Pentingnya olahraga teratur bagi remaja memiliki dampak signifikan terhadap kualitas tidur mereka. Kualitas tidur yang buruk dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terhadap masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan, yang pada gilirannya berdampak pada kesehatan fisik. Karenanya, penelitian tentang korelasi antara olahraga remaja dan kualitas tidur sangat penting. Untuk mengungkap pentingnya olahraga dalam meningkatkan kualitas tidur remaja, studi ini mempuyai sasaran untuk menganalisa korelasi antar kedua variabel di kalangan murid SMA Negeri 2 Manado. Pada April dan Mei 2025, 93 siswa kelas X dan XI ikut serta dalam penelitian ini, yang menggunakan desain cross-sectional. PSQI digunakan untuk mengevaluasi kualitas tidur, sedangkan IPAQ digunakan untuk mengukur aktivitas fisik. Dari 93 responden yang mengisi kuesioner, 58 (62,4%) tergolong sangat aktif, dan 28 (30,1%) melaporkan tidur yang baik. Sebaliknya, 65 responden (69,9%) melaporkan kualitas tidur yang buruk, sementara 35 responden (37,6%) melaporkan tingkat aktivitas fisik yang rendah. Kaitan antar aktivitas fisik serta kualitas tidur ditemukan secara statistik signifikan (P < 0,05) berdasarkan analisis bivariat mempergunakan uji Chi-square, yang mendapatkan nilai P sebanyak 0,002. Tingkat aktivitas fisik siswa SMA Negeri 2 Manado berkorelasi signifikan dengan kualitas tidur mereka. Penelitian ini menemukan bahwa remaja dengan tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi mempunyai kualitas tidur yang membaik secara keseluruhan. Sebagai hasilnya, peningkatan aktivitas fisik disarankan bagi remaja sebagai cara untuk mempromosikan tidur yang sehat.

